Scroll untuk baca artikel
Daerah

Bupati Taput Jalin Koordinasi ke BNPB, Dorong Penguatan Logistik dan Sistem Kesiapsiagaan Daerah

204
×

Bupati Taput Jalin Koordinasi ke BNPB, Dorong Penguatan Logistik dan Sistem Kesiapsiagaan Daerah

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta, LIVESUMUT.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana. Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Hutabarat, S.Si, M.Si, bersama Kepala Pelaksana BPBD Taput Bonggas Pasaribu dan Kadis PUTR Taput Dalan Simanjuntak, melakukan kunjungan kerja ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (3/11/2025), di Kantor BNPB, Jakarta.

Rombongan diterima langsung oleh Deputi Logistik dan Peralatan BNPB, Dra. Andi Eviana, M.Si, dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Jonius Taripar Hutabarat menyampaikan bahwa tingginya frekuensi kejadian bencana di wilayah Tapanuli Utara menjadi tantangan yang memerlukan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan BNPB, terutama dalam hal perencanaan, penanganan darurat, serta dukungan logistik dan peralatan.

Baca Juga :  Update Terkini Bencana Alam Taput, 7 Meninggal, 29 orang Hilang

“Kami berharap dukungan dari BNPB sehingga Kabupaten Tapanuli Utara lebih siap dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana,” ujar Bupati Jonius Taripar Hutabarat.

Menanggapi hal itu, Deputi Logistik dan Peralatan BNPB, Andi Eviana, menyambut positif langkah proaktif yang diambil Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Ia menegaskan bahwa BNPB berkomitmen untuk terus mendukung upaya penguatan kapasitas daerah dalam penanggulangan bencana.

“Kami siap membantu dan memfasilitasi Pemkab Tapanuli Utara, baik dalam penyediaan logistik maupun percepatan program penanggulangan bencana yang melibatkan deputi lainnya,” tutur Andi Eviana.

Baca Juga :  JTP Hutabarat Usulkan Bibit Kopi dan Kakao untuk Percepatan Hilirisasi Perkebunan Taput

BNPB juga mendorong Pemkab Tapanuli Utara untuk terus memperkuat koordinasi dalam setiap tahapan penanggulangan bencana—mulai dari penyusunan Kajian Risiko Bencana, Rencana Penanggulangan Bencana (RPB), hingga Rencana Kontinjensi—agar setiap langkah dapat memiliki prioritas dan dampak nyata di lapangan.

“Kami siap untuk memfasilitasi Pemkab Tapanuli Utara dalam realisasi dan percepatan program dari Deputi lainnya,” tambah Andi Eviana.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk memperkokoh sistem penanggulangan bencana yang lebih terintegrasi, tanggap, dan berdaya guna bagi masyarakat. Dengan sinergi yang erat bersama BNPB, diharapkan Tapanuli Utara semakin tangguh menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

You cannot copy content of this page