Scroll untuk baca artikel
Hukum & KriminalPeristiwa

Geger! Lansia Tewas ditemukan dengan Luka Misterius, Polisi Selidiki Penyebabnya

310
×

Geger! Lansia Tewas ditemukan dengan Luka Misterius, Polisi Selidiki Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
Foto: Polisi olah TKP penemuan lansia terluka di Dusun Simandalu, Angkola Timur, Tapanuli Selatan.

TAPSEL | LIVESUMUT.com – Suasana tenang Dusun Simandalu, Desa Palsabolas, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, mendadak berubah mencekam, Rabu (25/2/2026) dini hari.

Seorang perempuan lanjut usia berinisial BH (78) ditemukan tergeletak dengan luka parah di bagian wajah di area belakang rumahnya.

Korban pertama kali ditemukan warga sekitar 20 meter dari rumahnya dalam kondisi tak berdaya, wajah berdarah dan memar.

Warga yang panik segera membawa korban ke RSUD Padangsidimpuan untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga :  Kesalahpahaman Ayah dan Anak Berujung Dugaan KDRT, Polsek Siantar Barat Lakukan Mediasi

Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menjelaskan bahwa informasi awal diterima dari masyarakat yang melaporkan adanya korban dengan luka tidak wajar.

“Begitu menerima informasi, saya langsung memerintahkan personel untuk mengecek kebenaran laporan sekaligus melakukan tindakan pertama di lokasi apabila ditemukan unsur tindak pidana,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan keluarga, peristiwa bermula Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Anak korban yang pulang ke rumah mendapati kondisi rumah dalam keadaan berantakan.

Setelah mencari ke dalam rumah tanpa hasil, ia meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian.

Baca Juga :  Diduga Rugikan Negara Rp824 Juta, 4 Tersangka Korupsi Dinas PUTR Humbahas Ditangkap Kejaksaan

Korban ditemukan di belakang rumah dalam kondisi gelap dengan luka di wajah dan mulut berdarah. Ia sempat dievakuasi ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Petugas dari Polres Tapanuli Selatan telah mengamankan lokasi kejadian dan memasang garis polisi untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Penyidik juga telah meminta visum et repertum guna memastikan penyebab kematian secara medis.

“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pengumpulan bahan keterangan. Proses penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap secara terang peristiwa ini,” tegas Kapolres.

Baca Juga :  Setelah Erick Kurniawan, Giliran Agus Nugroho Ditangkap Terkait Pencemaran Lingkungan

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait motif maupun pelaku sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.

You cannot copy content of this page