Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Advertisement Mitsubishi Dipo Medan - Santo Manalu
Advertisement
Advertisement
Daerah

SPPG Lumbansiagian Jae Dipuji Dinkes Sumut, Dinilai Jadi Contoh SPPG di Tapanuli

227
×

SPPG Lumbansiagian Jae Dipuji Dinkes Sumut, Dinilai Jadi Contoh SPPG di Tapanuli

Sebarkan artikel ini
Oplus_0

Tarutung, LIVESUMUT.com – Kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lumbansiagian Jae yang dikelola Yayasan Pelita Kita Bersama (PKB) mendapat apresiasi tinggi dari Tim Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan ke sejumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Toba, SPPG tersebut dinilai layak menjadi contoh bagi dapur MBG lainnya.

Sidak yang dipimpin Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sumut, Mizwar, meninjau secara langsung seluruh rangkaian operasional dapur, mulai dari proses produksi makanan, distribusi kepada penerima manfaat, hingga pembersihan peralatan makan setelah digunakan.

Baca Juga :  AKBP Choky Sentosa Meliala Pimpin Pembagian Makan Bergizi, Anak-Anak SD Antusias

“Dari hasil pengamatan kami sejak pagi hari, SPPG yang dikelola Yayasan Pelita Kita Bersama menunjukkan penerapan prosedur yang sangat baik dan memenuhi kriteria kesehatan yang diharapkan,” ujar Mizwar saat melakukan kunjungan di Tarutung, Rabu (10/6).

Dalam kegiatan tersebut, Mizwar didampingi Kabid P2P Dinas Kesehatan Tapanuli Utara Sevenris Butarbutar serta Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Tapanuli Utara, Syahmenan Lubis.

Menurut Mizwar, SPPG Lumbansiagian Jae menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan setiap tahapan kerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan pemerintah. Kebersihan lingkungan dapur, proses pengolahan makanan, hingga distribusi dinilai berjalan tertib dan sesuai standar kesehatan.

Baca Juga :  Parkir Berlapis Dilarang di Jalan Sutoyo Pematangsiantar

Bahkan, dibandingkan sejumlah dapur SPPG yang turut dikunjungi di wilayah Toba dan Tapanuli Utara, SPPG Lumbansiagian Jae disebut sebagai salah satu yang terbaik.

“Penerapan SOP, kebersihan lingkungan, proses produksi hingga distribusi makanan berjalan dengan baik. Ini patut menjadi contoh bagi dapur-dapur lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, Pendiri Yayasan Pelita Kita Bersama, Jhonson Edy Simanjorang, menyambut positif pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara.

Ia menilai evaluasi dan pengawasan rutin menjadi instrumen penting untuk menjaga kualitas layanan serta memastikan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Polsek Siantar Selatan Sambangi Pos Satkamling Narumonda Atas

“Kami berharap pengawasan seperti ini dapat terus dilakukan sehingga seluruh dapur MBG dapat menjaga kualitas layanan, keamanan pangan, dan kesehatan penerima manfaat,” kata Jhonson.

Program MBG merupakan program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya peserta didik, melalui penyediaan makanan bergizi, aman, dan memenuhi standar kesehatan. Apresiasi yang diberikan Dinkes Sumut kepada SPPG Lumbansiagian Jae diharapkan menjadi motivasi bagi dapur-dapur MBG lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan demi mendukung terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas.

Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page