Scroll untuk baca artikel
Daerah

Bedah Rencana Aksi OPD, Pemkab Taput Pacu Target PDRB Rp7,5 Triliun

338
×

Bedah Rencana Aksi OPD, Pemkab Taput Pacu Target PDRB Rp7,5 Triliun

Sebarkan artikel ini

Taput, LIVESUMUT.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat langkah percepatan pembangunan daerah melalui penyelarasan program kerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Rapat Pemaparan Rencana Aksi Perangkat Daerah Periode 2026–2029 yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Jumat (22/05/2026).

Kegiatan strategis yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi forum penting untuk membedah sekaligus mempertajam program kerja setiap perangkat daerah guna mempercepat pencapaian visi dan misi pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si, para Asisten Sekda, staf ahli Bupati, pimpinan perangkat daerah, Direktur Perseroda Pertanian, serta jajaran pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus memiliki pemahaman dan semangat yang sama dalam menerjemahkan konsep perubahan yang selama ini menjadi penekanan Bupati Tapanuli Utara.

Baca Juga :  Bupati Taput “Gedor” Kinerja OPD dan Camat: Tinggalkan Rutinitas, Fokus Dampak Nyata

“Bapak Bupati selalu menekankan perubahan pola kerja. Dengan kondisi keterbatasan ruang fiskal anggaran saat ini, kita dituntut kreatif. Jika biasanya anggaran seratus hanya bisa mendanai sepuluh kegiatan, maka melalui kolaborasi aktif bersama masyarakat, anggaran yang sama harus mampu menyelesaikan dua puluh pekerjaan. Inilah substansi perubahan yang kita cari,” tegas Dr. Deni.

Menurutnya, perubahan tidak hanya menyangkut cara bekerja, tetapi juga kemampuan pemerintah dalam membangun sinergi lintas sektor untuk menghasilkan dampak pembangunan yang lebih besar bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memaparkan target besar yang ingin dicapai Pemkab Tapanuli Utara, yakni meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah dari sekitar Rp5 triliun menjadi Rp7,5 triliun pada tahun 2029.

Baca Juga :  APBD Taput 2025 Ditutup dengan Surplus Rp100,42 Miliar

Untuk mewujudkan target tersebut, sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan menjadi fokus utama. Berbagai strategi akan ditempuh, mulai dari pembukaan lahan pertanian baru dengan target seribu hektare pada tahun ini, optimalisasi lahan tidur, hingga penguatan pelaku UMKM sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.

Tak hanya itu, Dr. Deni juga mendorong seluruh OPD untuk memanfaatkan kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence), sebagai referensi dalam menyusun program-program yang inovatif, efisien, dan tepat sasaran.

“Gunakan alat-alat teknologi informasi yang ada sebagai bahan referensi ilmiah untuk menjawab tantangan sembilan misi pembangunan kita. Saya minta seluruh OPD saling terintegrasi. Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perseroda Pertanian harus satu frekuensi mengurus hulu ke hilir. Jangan bekerja sendiri-sendiri, buka ruang diskusi lintas bidang demi memajukan ekonomi rakyat yang inklusif dan berdaya saing,” ujarnya.

Baca Juga :  DPP PKN MJA Jalin Kerjasama dengan Yayasan LBH untuk Perkuat Bantuan Hukum

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Tapanuli Utara, Kristina Nahampun, menjelaskan bahwa forum ini merupakan instruksi langsung pimpinan daerah untuk memastikan seluruh program OPD selaras dengan arah pembangunan daerah.

Ia menyebutkan, agenda hari pertama diawali dengan pemaparan aplikasi Dashboard Pimpinan sebagai sistem pelaporan fisik berkala yang berfungsi memantau capaian program setiap bulan. Selanjutnya, forum berlanjut dengan pemaparan rencana aksi dari 11 OPD klaster pertama yang berkaitan langsung dengan sektor prioritas, seperti pertanian, infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.

Melalui forum ini, Pemkab Tapanuli Utara berharap seluruh perangkat daerah dapat membangun budaya kerja yang lebih kolaboratif, adaptif terhadap teknologi, dan fokus pada hasil, sehingga percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara nyata dalam beberapa tahun ke depan.

You cannot copy content of this page