Toba, LIVESUMUT.com – Sedikitnya 1.814 personel TNI bersama berbagai stakeholder melakukan aksi nyata dalam menjaga kelestarian Danau Toba melalui gerakan bertajuk TNI Manunggal Memelihara Danau Toba Bersinar (Bersih, Nauli dan Ringgas), Kamis (24/4/2025).
Kegiatan ini dilakukan secara serentak di berbagai titik kawasan Danau Toba, salah satunya berpusat di Desa Lumban Gaol, Tambunan, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba.
Aksi pembersihan difokuskan pada pengangkatan eceng gondok dari permukaan Danau Toba.
Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto turut hadir dan langsung terjun ke lokasi bersama Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu, Bupati Tapanuli Utara, Bupati Humbang Hasundutan, serta Bupati Samosir.
Mereka menggunakan kapal ponton bantuan dari KASAD, dibantu alat berat seperti excavator dan dump truk milik Pemkab Toba.
“Adalah perintah bapak Presiden melalui KSAD untuk pembersihan Danau Toba dengan melibatkan stakeholder. Saat ini secara serentak berlangsung di beberapa titik kawasan Danau Toba,” ujar Mayjen TNI Rio Firdianto.
Ia juga menambahkan bahwa eceng gondok yang dikumpulkan nantinya bisa dimanfaatkan sebagai pupuk dan bahan kerajinan tangan.
Pangdam I/BB mengajak masyarakat untuk turut menjaga kebersihan dan kelestarian Danau Toba dengan tidak membuang sampah maupun limbah ke danau.
Aktivitas pembersihan ini akan terus dilakukan setiap hari oleh Kodim 0210/TU bersama stakeholder.
“Penanganan pembersihan eceng gondok ini harus komprehensif dan bersama masyarakat dan pemerintah setempat,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam I/BB bersama para bupati juga melakukan dialog daring dengan para peserta kegiatan di titik-titik lain kawasan Danau Toba.
Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Pangdam I/BB.
“Kami berharap kegiatan serupa pembersihan eceng gondok ini bisa dilakukan di semua wilayah di Danau Toba agar kelestarian Danau Toba dapat terjaga,” ungkapnya.
Di wilayah Balige sendiri, kegiatan melibatkan sekitar 1.000 orang terdiri dari TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten, instansi pendukung, masyarakat, ormas, mahasiswa, jemaat HKBP, pramuka dan pelajar.
Area yang dibersihkan seluas 6 hektare, dengan total eceng gondok yang berhasil diangkat mencapai 51.600 meter persegi atau 86% dari target, setara 2.520 ton limbah.
Selain aksi pembersihan, TNI juga memberikan bantuan sosial dan menyelenggarakan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar.













