Scroll untuk baca artikel
Daerah

Krisis Air di Tarutung, Bupati Taput Desak BWSS II Segera Perbaiki Pipa Reservoar yang Rusak

821
×

Krisis Air di Tarutung, Bupati Taput Desak BWSS II Segera Perbaiki Pipa Reservoar yang Rusak

Sebarkan artikel ini

Tapanuli Utara, LIVESUMUT.com – Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si (JTP), melakukan kunjungan ke Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II (BWSS II) di Medan pada Senin (10/3/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati JTP didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Budiman Gultom, ST, MM, serta Direktur Perumda Mual Natio Tapanuli Utara, Lamtagon Manalu, S.Si, MSP.

Mereka disambut langsung oleh Kepala BWSS II, Agus Safari, beserta jajaran, di antaranya Swandy (KTU), Robby (Kabid Perencanaan), Marwan (Kabid Perencanaan), dan Ramadhan (PPK).

Baca Juga :  Tiga Kali Pecah: Material Proyek U-Ditch Gaperta Ujung Disorot, Plt Kadis SDABMBK Kota Medan Bungkam

Dalam pertemuan tersebut, Bupati JTP meminta BWSS II segera mempercepat perbaikan pipa yang mengalami kerusakan.

Pipa yang dibangun oleh BWSS II tersebut saat ini tidak dapat berfungsi untuk mendistribusikan air ke Reservoar Tangsi, sehingga krisis air di Kota Tarutung dan sekitarnya masih berlanjut.

Bupati juga meminta BWSS II untuk memindahkan intake karena lokasinya saat ini sering tergenang akibat bendung Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH).

Selain itu, ia juga mengusulkan pemindahan lintasan pipa transmisi sepanjang sekitar 1.200 meter.

Baca Juga :  Jalan Ringroad TD Pardede–Aekristop Segera Dibuka, Solusi Macet dan Banjir di Tarutung

Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko longsor dan banjir yang berpotensi merusak pipa.

Menanggapi permintaan tersebut, Kepala BWSS II menyatakan bahwa pihaknya sedang berupaya agar perbaikan kebocoran pipa dapat segera terealisasi.

“Terkait pemindahan pipa dan intake, kami akan segera melakukan koordinasi dengan Dirjen Sumber Daya Air agar dapat menampung anggaran, seraya meminta dukungan Bupati Tapanuli Utara untuk turut serta melakukan langkah-langkah strategis lainnya di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini,” ujar Kepala BWSS II.

Sebelumnya, warga Tarutung mengeluhkan krisis air yang berkepanjangan. Salah seorang warga, Lumumba Sitompul, menyampaikan keluhannya.

Baca Juga :  Pejabat Sibuk Seremoni, Eksekusi Minim: Rakyat Mulai Gerah

“Sudah satu minggu air mati, Tulang. Kalau pun hidup, kecil kali,” ujarnya kepada LIVESUMUT.com.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Ketua Senidos Tapanuli Utara, Spartob Lumbantobing.

“Entah bagaimana kinerja pihak yang menangani air di Tarutung ini,” ucapnya.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan solusi atas permasalahan distribusi air di Tapanuli Utara dapat segera ditemukan, sehingga masyarakat yang terdampak krisis air mendapatkan akses yang lebih baik.

You cannot copy content of this page