Scroll untuk baca artikel
Daerah

Musrenbang RKPD 2026, Samosir Siapkan 40 Program Strategis

315
×

Musrenbang RKPD 2026, Samosir Siapkan 40 Program Strategis

Sebarkan artikel ini

Samosir, LIVESUMUT.com – Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Samosir Tahun 2026 pada Rabu (23/4/2025).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gondang bersama Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumut, Naslindo Sirait, Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon, dan Wakil Ketua DPRD Osvaldo Simbolon di Sopo Bolon, Pangururan.

Musrenbang tahun ini mengusung tema “Transformasi Pembangunan Sumber Daya Manusia di Bidang Pertanian, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Berbasis Pemberdayaan Masyarakat”.

Kegiatan ini turut dihadiri Forkopimda Samosir, Sekdakab Marudut Tua Sitinjak, para asisten, kepala OPD, camat se-Kabupaten Samosir, Ketua TP PKK, Ketua DWP, pimpinan instansi vertikal, BUMN, BUMD, serta narasumber dari berbagai kementerian dan lembaga nasional.

Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat.

Baca Juga :  Penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Rentan di Siantar Selatan Bejalan Aman

“Musrenbang tahun ini untuk Pemerintah Kabupaten Samosir memiliki makna yang sangat strategis, karena pada momentum ini, kita menyusun dokumen perencanaan secara bersamaan, yaitu dokumen rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan dokumen rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) yang sangat membutuhkan saran serta masukan dari seluruh peserta,” ujarnya.

Ariston menyampaikan harapannya agar seluruh peserta dan narasumber aktif dalam memberikan masukan yang konstruktif.

Ia juga mendorong langkah-langkah inovatif serta penguatan sinergi lintas sektor demi perencanaan pembangunan yang lebih terarah, terukur, dan responsif terhadap tantangan daerah.

Senada dengan itu, Kadis Koperasi dan UMKM Sumut, Naslindo Sirait, menyampaikan apresiasi atas capaian makro Kabupaten Samosir.

“Saya melihat capaian makro semua indikator bagus, ini sebuah prestasi. PDRB semakin meningkat tahun ke tahun, dan juga IPM yang harus terus dijaga. Tingkat pengangguran terbuka 0,89 persen ini bagus sekali. Samosir masuk dalam 25 destinasi wisata terbaik di Asia, ini luar biasa. Berbagai pencapaian ini, kami memberi apresiasi,” kata Naslindo.

Baca Juga :  Tanpa Ricuh, Constatering Objek Eksekusi di Pardugul Berjalan Tertib Berkat Sinergi TNI-Polri

Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Samosir untuk menggali sumber-sumber pendanaan alternatif melalui kerja sama dengan pihak swasta dan pemanfaatan CSR.

Menurutnya, penguatan sektor pariwisata yang didukung sektor pendukung seperti pertanian, UMKM, dan seni budaya akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Perlu dibangun ekosistim pariwisata… Kalau setiap bulan ada festival maka ekonomi akan bergerak,” tambahnya.

Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan sistematis demi keberhasilan pembangunan.

“Dalam sistem perencanaan pembangunan, perlu kesepahaman eksekutif dan DPRD untuk merancang program guna memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Jelang Idulfitri, Penginapan TOMI SIHALOHO di Pantai Pasir Putih Parbaba Siap Sambut Wisatawan

Ia juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program pusat dan sinergi antar lembaga, termasuk melalui CSR di bidang pendidikan dan pertanian, untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Kepala Bappeda Litbang Rajoki Simarmata dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Musrenbang RKPD 2026 bertujuan menyempurnakan rancangan program kerja yang telah disusun melalui forum perangkat daerah dan musrenbang kecamatan.

“Pelaksanaan musrenbang ini akan menghasilkan daftar program dan kegiatan prioritas pembangunan Kabupaten Samosir tahun 2026 yang telah disepakati sebagai bahan penyusunan rancangan akhir RKPD Kabupaten Samosir tahun 2026,” jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, dalam kesempatan ini Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Koperasi dan UMKM juga menyerahkan bantuan peralatan usaha kepada lima pelaku UMKM di Kabupaten Samosir.

You cannot copy content of this page