Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Advertisement Mitsubishi Dipo Medan - Santo Manalu
Advertisement
Advertisement
Health

Yayasan Narwastu Humbahas Minta Perhatian Pemerintah Atasi Biaya Perawatan Pasien

1451
×

Yayasan Narwastu Humbahas Minta Perhatian Pemerintah Atasi Biaya Perawatan Pasien

Sebarkan artikel ini

Humbahas, LIVESUMUT.com – Lastri Sidabutar, pemilik Yayasan Narwastu, berharap besar kepada Pemerintah untuk hadir dan berperan aktif mengatasi keluhan terkait besarnya biaya perawatan pasien, terutama bagi pasien yang tidak memiliki keluarga.

Yayasan Narwastu, yang berlokasi di Nagasaribu II, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, kini menghadapi tantangan berat dalam merawat berbagai pasien dari beragam kondisi penyakit.

Saat dikunjungi awak media pada Kamis (22/4/2025), terlihat langsung kondisi memprihatinkan di lokasi.

Pasien dari berbagai latar belakang seperti korban kecanduan narkoba, ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), hingga Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) memenuhi ruangan yang sudah jauh dari kata layak.

Baca Juga :  Keluarga Pasien Kecewa, RS Siloam Medan Kenakan Biaya Tambahan Rp 790 Ribu untuk CD dan Film CT Scan
Pemilik Yayasan Narwastu, Lastri Sidabutar (kiri) saat diwawancarai wartawan LIVESUMUT.com

Yayasan ini, yang berdiri di atas lahan sekitar satu hektar dan berstatus hak milik sejak 2017, kini menampung hingga 140 pasien, dengan sekitar 40 di antaranya merupakan ODGJ dari Kabupaten Humbahas.

Saat wawancara, Lastri Sidabutar menjelaskan terkait biaya yang dikenakan kepada pasien.

“Ya… Yayasan ini menerima besaran bayaran yuran perbulan itu bervariasi Bapak. Ada yang Rp300.000, ada yang Rp700.000, dan ada yang Rp800.000, bahkan ada juga Pak yang tidak bayar sama sekali, itu pasiennya yang sama sekali tidak memiliki keluarga,” ungkap Lastri.

Baca Juga :  Warga Perdagangan III yang Diamputasi Berharap Dinas Sosial Kabupaten Simalungun Tanggapi Permohonan Kaki Palsu

Lastri juga menyampaikan keluhan dan harapannya kepada media yang hadir, bahwa pihak Yayasan berharap peran serta pemerintah dalam membantu mengatasi biaya operasional yang meliputi kebutuhan makan, sabun, pakaian, dan keperluan dasar lainnya, khususnya untuk pasien yang tidak mempunyai keluarga.

Menanggapi pertanyaan media tentang keterlibatan pemerintah selama ini, Lastri menjelaskan:

“Belum Bapak, namun Yayasan, melalui suami saya (Anju Purba), sudah pernah membuat proposal ke Bupati dan ke Dinas Sosial, akan tetapi sampai saat ini belum pernah ada tanggapan dan jawaban dari pemerintah tersebut, mesti sudah pernah didata,” tandasnya.

Baca Juga :  ASN Tes Urine Mendadak! Bupati Taput: "Terlibat Narkoba dan Judi Online, Sanksi Tegas Menanti"

Secara legalitas, Yayasan Narwastu telah resmi terdaftar di Kabupaten Humbahas.

Lastri juga menegaskan bahwa setiap pasien yang diterima di Yayasan ini dirawat sesuai dengan standar kebutuhan tanpa pengecualian, sesuai dengan komitmen mereka dalam membangun konseling kerohanian.

Di akhir perbincangan, sambil mengatur pasien yang berlarian di sekitar area, Lastri menutup,”Yayasan berkomitmen membangun konseling kerohanian.”

Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page