Scroll untuk baca artikel
DaerahInternasionalNasional

Toba Caldera UNESCO Global Geopark Berhasil Kembali Raih Green Card

603
×

Toba Caldera UNESCO Global Geopark Berhasil Kembali Raih Green Card

Sebarkan artikel ini

Chile, LIVESUMUT.com | Toba Caldera UNESCO Global Geopark (TCUGGp) kembali menorehkan prestasi internasional dengan meraih status Green Card, peringkat tertinggi dalam keanggotaan UNESCO Global Geopark Network (UGGp).

Keputusan gemilang ini diresmikan dalam Sidang Dewan Eksekutif Global Geopark Network ke-11 yang berlangsung di Temuco, Region La Araucania, Chile, pada Sabtu (6/9/25) waktu setempat atau Minggu (7/9/25) dini hari Waktu Indonesia.

Status Green Card ini diputuskan setelah melalui proses revalidasi ketat pada 21–25 Juli 2025 di kawasan Danau Toba oleh dua evaluator UNESCO, yakni Prof. Dr. Jose Rodrigues Brilha dari Portugal dan Prof. Dr. Jeon Young Mun dari Korea Selatan.

Baca Juga :  Lahan 1003 m² Disiapkan untuk Gedung SPPG Polres Sergai ke-2

Setelah laporan pemaparan asesmen dan diskusi mendalam, pimpinan sidang asal Jepang mengajukan persetujuan.

Hasilnya, secara aklamasi, seluruh anggota menyetujui kenaikan status Toba Caldera dari Yellow Card (2023) menjadi Green Card.

Dengan capaian ini, Toba Caldera Geopark akan kembali menyandang status UNESCO Global Geopark hingga empat tahun ke depan, sebelum menjalani revalidasi berikutnya.

General Manager BP TCUGGp, Dr. Azizul Kholis, yang hadir langsung di Chile, menegaskan bahwa capaian ini adalah buah kerja kolektif berbagai pihak.

Ia memberi sorotan khusus pada kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, yang baru dilantik pada 20 Februari 2025 namun langsung mampu menyatukan sinergi lintas sektor.

Baca Juga :  Toba Bergerak: Gotong Royong Massal Demi Rebut Kembali Green Card UNESCO

“Tanpa komitmen kuat dari Pak Gubernur, mustahil kita bisa menyelesaikan rekomendasi yang diberikan UNESCO pada revalidasi sebelumnya. Sinergi yang beliau bangun antara pusat, provinsi, tujuh kabupaten di kawasan Danau Toba, serta dukungan mitra, membuat status Green Card ini tercapai,” ujar Azizul kepada media, Minggu (7/9/25).

Azizul juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan nyata dari berbagai pihak, mulai dari Kemenko Perekonomian, Bappenas, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pendidikan, Kementerian ESDM, Kementerian Dalam Negeri, Komite Nasional Geopark Indonesia, BPODT, Poltekpar Medan, Bank Indonesia, Taman Simalem Resort, PT Agincourt Resources, perguruan tinggi, media, hingga masyarakat lokal.

Baca Juga :  Sejumlah Pejabat Polres Humbang Hasundutan Dimutasi dan Dipromosikan

Sebagai simbol penghargaan, plakat dari Gubernur Sumatera Utara diserahkan kepada Zouros Nikolaos, Presiden Dewan Eksekutif Global Geoparks Network.

“Capaian Green Card ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan pengelolaan Kaldera Toba agar semakin memberi manfaat nyata bagi masyarakat lokal,” tegas Azizul.

Selain kemenangan Toba Caldera, forum internasional yang berlangsung pada 5–12 September 2025 ini juga mencatat prestasi lain.

Indonesia berhasil mempertahankan tiga UNESCO Global Geopark sekaligus, yakni Toba Caldera, Ciletuh–Palabuhan Ratu, dan Rinjani.

Capaian ini bukan hanya kebanggaan Sumatera Utara, tetapi juga menegaskan posisi Indonesia di peta geopark dunia.

You cannot copy content of this page