Scroll untuk baca artikel
DaerahTNI/Polri

Wali Kota Sibolga Kutuk Penganiayaan Arjuna Tamaraya, Minta Warga Percayakan Hukum ke Polisi

455
×

Wali Kota Sibolga Kutuk Penganiayaan Arjuna Tamaraya, Minta Warga Percayakan Hukum ke Polisi

Sebarkan artikel ini

SIBOLGA | LIVESUMUT.com – Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik dan Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Arjuna Tamaraya, korban penganiayaan di Masjid Agung Sibolga.

Dalam rapat paripurna DPRD, Wali Kota dengan tegas mengutuk aksi keji tersebut dan mengapresiasi langkah cepat Polres Sibolga yang berhasil menangkap para pelaku kurang dari 24 jam

“Atas nama Pemerintah Kota Sibolga, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya.

Kami mengutuk keras tindakan biadab yang merenggut nyawa Almarhum Arjuna Tamaraya,” tegas Wali Kota Syukri dengan nada bergetar.

Baca Juga :  Semangat HUT RI, Polsek Medan Timur Bagikan Bendera di Jalan Gaharu

Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat Sibolga untuk mendoakan almarhum agar diampuni segala dosanya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Semoga almarhum husnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” ucapnya.

Namun, bukan hanya belasungkawa yang ia sampaikan Wali Kota juga menyorot cepatnya kinerja aparat penegak hukum.

Ia menaruh apresiasi besar kepada Polres Sibolga di bawah komando AKBP Eddy Inganta Ginting yang berhasil meringkus para pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam.

Baca Juga :  3 Perangkat Desa Dalihan Natolu Kabupaten Toba Resmi Dilantik

“Salut buat Polres Sibolga! Gerak cepat, tegas, dan profesional. Saya minta masyarakat tenang, jangan main hakim sendiri. Percayakan semuanya pada proses hukum,” tegasnya dengan suara lantang.

Wali Kota juga memberikan penghargaan kepada Wakil Ketua DPRD Sibolga Jamil Zeb Tumori yang sejak awal terus mengawal dan menyuarakan kemanusiaan atas tragedi ini.

“Terima kasih kepada Pak Jamil Zeb Tumori yang ikut bersuara lantang menegakkan keadilan bagi Arjuna Tamaraya.

Inilah bukti bahwa kita semua satu suara kekerasan tidak bisa ditoleransi di Kota Sibolga!” ujarnya penuh semangat.

You cannot copy content of this page