Scroll untuk baca artikel
Advertisement
2 Tahun Anniversary
Bertumbuh dalam Kepercayaan, Bergerak untuk Kebenaran
Advertisement
Advertisement Mitsubishi Dipo Medan - Santo Manalu
Advertisement
Advertisement
Daerah

Kasus Penganiayaan Penyandang Disabilitas Diselidiki, Polres Pematangsiantar Libatkan Psikolog untuk Pemulihan Korban

292
×

Kasus Penganiayaan Penyandang Disabilitas Diselidiki, Polres Pematangsiantar Libatkan Psikolog untuk Pemulihan Korban

Sebarkan artikel ini

P. Siantar, LIVESUMUT.com – Proses penyelidikan dugaan penganiayaan terhadap seorang penyandang disabilitas bernama Septi Samuel Damanik (25) hingga kini masih terus berjalan. Polres Pematangsiantar melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) menegaskan komitmennya untuk mengungkap peristiwa tersebut secara objektif dan menyeluruh.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, SH, SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Sandi Riz Akbar, S.Tr.K, SIK, MH menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih berada pada tahap penyelidikan (lidik) guna memfaktakan kejadian secara rinci.

Baca Juga :  Respons Cepat Kapolsek Siantar Marihat Usai Warganya Viral Tak Terima Bansos

“Hingga saat ini Sat Reskrim masih melakukan proses lidik,” ujar AKP Sandi Riz Akbar dalam siaran pers yang disampaikan pada Kamis malam, 30 Januari 2026.

Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan korban yang datang langsung ke Polres Pematangsiantar untuk memberikan dukungan moral, sebagai bentuk solidaritas dan dorongan agar keadilan dapat ditegakkan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada teman-teman Septi yang hadir memberikan dukungan, demi mendapatkan keadilan yang sebenarnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pematangsiantar menjelaskan bahwa penyelidikan dilakukan dengan mengumpulkan fakta-fakta kejadian, melakukan klarifikasi terhadap para saksi, serta memeriksa pihak terlapor guna memastikan kejelasan peristiwa yang dilaporkan.

Baca Juga :  Kapolres Humbahas Sambut Hangat Silaturahmi Ketua dan Anggota Bawaslu

Sebagai bagian dari upaya perlindungan korban, Sat Reskrim juga berencana membawa Septi Samuel Damanik untuk menjalani pemeriksaan dan pendampingan psikologis. Langkah ini akan dilakukan bekerja sama dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Pematangsiantar, guna memastikan kondisi psikologis korban mendapatkan perhatian dan pemulihan yang layak.

Polres Pematangsiantar menegaskan akan menangani kasus ini secara profesional, transparan, dan berkeadilan, terutama mengingat korban merupakan penyandang disabilitas yang memerlukan perlindungan khusus.

Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page