P. Siantar, LIVESUMUT.com – Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah warga di Jalan Kasuari, Gang Masjid, Kelurahan Sipinggol Pinggol, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Kamis (15/01/2026) siang. Rumah milik seorang pensiunan TNI dilaporkan ludes dilalap si jago merah dengan kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 WIB. Berdasarkan data Polsek Siantar Barat, rumah yang terbakar diketahui milik Sulfan Solihin (63), warga setempat yang berstatus pensiunan TNI. Dugaan sementara, api dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik.
Ketua RT setempat, Thamrin Lubis, mengungkapkan bahwa kebakaran pertama kali diketahui saat api muncul dari bagian atap rumah korban.
“Api terlihat dari atap rumah. Dugaan awal bukan dari gas, melainkan korsleting listrik. Warga langsung bergerak cepat menghubungi pemadam kebakaran,” ujarnya.
Dalam kronologi kejadian, korban saat itu sedang tertidur di dalam rumah. Ia terbangun setelah mendengar suara mencurigakan dari arah atap teras. Api yang semula kecil dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian belakang rumah. Korban pun langsung berteriak meminta pertolongan.
Teriakan tersebut didengar oleh tetangga korban, Rukiah (54), yang kemudian memanggil warga lainnya. Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Pematangsiantar yang dipimpin langsung Kepala Dinas Damkar Kota Pematangsiantar, Hery, dikerahkan ke lokasi. Selain itu, dua unit mobil pemadam dari PT STTC turut membantu proses pemadaman.
Berkat kesigapan petugas dan bantuan warga, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar 30 menit kemudian. Pada pukul 14.35 WIB, api dipastikan padam sepenuhnya sehingga tidak merambat ke rumah warga lainnya.
Sementara itu, personel Polsek Siantar Barat bersama Unit INAFIS melakukan pengamanan lokasi, olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi, serta pengumpulan bahan keterangan.
Akibat kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp200 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Kapolsek Siantar Barat, IPTU Raja K. Haloho, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran.
“Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, namun tetap kami dalami untuk memastikan penyebab pastinya,” tegasnya.
Pihak kepolisian bersama pemerintah kelurahan juga mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah terjadinya kebakaran serupa di kemudian hari.











