PEMATANGSIANTAR, LIVESUMUT.com –Warga menyampaikan berbagai keluhan mulai dari lampu jalan hingga jalan rusak saat kegiatan reses DPRD Pematangsiantar yang digelar Anggota DPRD Kota Pematangsiantar dari Fraksi Partai Golkar, Sri Rahmawati.
Kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2026 tersebut berlangsung di Kantor KBSB, Jalan WR Supratman, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Rabu (11/03/2026), dan dihadiri ratusan warga serta perwakilan sejumlah instansi terkait.
Turut hadir dalam kegiatan reses DPRD Pematangsiantar itu pengurus DPD II Partai Golkar Kota Pematangsiantar Surianto, perwakilan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Sejahtera Ginting, perwakilan Kecamatan Siantar Barat Ferza, Sekretaris Dinas Sosial P3A Jan Purba, tokoh masyarakat, serta insan media.
Dalam sambutannya, Surianto mengajak masyarakat memanfaatkan momentum reses DPRD sebagai ruang menyampaikan aspirasi, termasuk persoalan lampu jalan dan jalan rusak di lingkungan masing-masing.
“Reses ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan di lingkungan masing-masing, baik terkait infrastruktur, fasilitas umum, maupun persoalan lainnya,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan perwakilan Kecamatan Siantar Barat, Ferza. Ia menilai kegiatan reses menjadi sarana penting dalam membangun komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah.
Sementara itu, Sri Rahmawati menegaskan bahwa reses DPRD Pematangsiantar merupakan kewajiban anggota dewan untuk turun langsung ke tengah masyarakat guna mendengar berbagai persoalan di lapangan.
“Melalui kegiatan ini kita bisa mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, sehingga dapat diperjuangkan dalam program pembangunan ke depan,” katanya.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai keluhan, di antaranya minimnya penerangan lampu jalan di kawasan Jalan Jeruk Bawah dan Jalan Seram Bawah, serta kondisi jalan rusak di depan Masjid Istiqomah, Jalan Bolak Tati, Kelurahan Banjar, yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Menanggapi keluhan tersebut, perwakilan PRKP Kota Pematangsiantar, Sejahtera Ginting, menjelaskan bahwa masyarakat dapat melaporkan kerusakan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) agar segera ditindaklanjuti oleh tim di lapangan.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya memiliki program bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang memiliki rumah tidak layak huni.
“Data yang diajukan harus benar-benar akurat agar bantuan dapat tepat sasaran,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial P3A Kota Pematangsiantar, Jan Purba, menjelaskan bahwa penonaktifan BPJS PBI yang sempat dikeluhkan warga merupakan kebijakan yang berlaku secara nasional.
Namun demikian, masyarakat masih dapat mengajukan reaktivasi BPJS melalui puskesmas dan kelurahan untuk selanjutnya diverifikasi sebelum diusulkan kembali.
Di akhir kegiatan, Sri Rahmawati berharap seluruh aspirasi warga dalam reses DPRD Pematangsiantar tersebut dapat diperjuangkan dalam program pembangunan ke depan.
“Semoga kegiatan reses ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan berbagai aspirasi yang disampaikan bisa kita perjuangkan bersama,” pungkasnya.













