Scroll untuk baca artikel
Daerah

Terpukau Sarkofagus Raksasa, Menteri Kebudayaan Dorong Huta Simarmata Jadi Cagar Budaya Nasional

139
×

Terpukau Sarkofagus Raksasa, Menteri Kebudayaan Dorong Huta Simarmata Jadi Cagar Budaya Nasional

Sebarkan artikel ini
Oplus_0

Samosir, LIVESUMUT.com — Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Samosir dan disambut langsung oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk di Cagar Budaya Huta Simarmata, Desa Hariara Pohan, Kecamatan Harian, Sabtu (7/2/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung potensi wisata budaya dan situs cagar budaya yang ada di Samosir, di antaranya Cagar Budaya Huta Simarmata, Museum Pusaka Batak di Kecamatan Pangururan, serta Museum Hutabolon di Kecamatan Simanindo.

Di Huta Simarmata, Menteri Kebudayaan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir meninjau aktivitas keseharian masyarakat sekaligus melihat dari dekat kearifan lokal yang masih terjaga hingga kini. Kawasan ini menyimpan peninggalan bersejarah berupa sarkofagus (kuburan batu), sopo, losung, serta parik huta atau pagar perkampungan yang tersusun rapi dari batu, mencerminkan tatanan budaya Batak Toba yang autentik.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengaku kagum dengan keutuhan dan keagungan situs bersejarah di Huta Simarmata. Menurutnya, kawasan tersebut sangat layak diusulkan sebagai Cagar Budaya Nasional.

Baca Juga :  Bupati Samosir Ajukan Rp416 Miliar ke Menkes Untuk Layanan Masyarakat dan Wisatawan

“Saya baru melihat sarkofagus sebesar ini. Ini termasuk salah satu yang paling bagus dan gagah. Ada sekitar 10 rumah adat berusia ratusan tahun yang masih berfungsi seperti di masa lalu. Kayu-kayunya tidak menggunakan paku, namun tetap terawat dengan sangat baik,” ujar Fadli Zon.

Ia menambahkan, kawasan yang telah direvitalisasi ini memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata budaya unggulan yang berpadu dengan panorama alam Danau Toba.

“Di sini kita bisa berwisata sekaligus belajar adat istiadat. Mudah-mudahan Huta Simarmata dapat ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional karena ini merupakan monumen luar biasa bagi bangsa,” tambahnya.

Fadli Zon juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pelestarian budaya Batak Toba.

“Kami berharap adanya kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, pemerintah daerah, serta komunitas masyarakat. Penetapan sebagai cagar budaya tingkat provinsi akan kita dorong, lalu ditingkatkan menjadi cagar budaya nasional,” tegasnya.

Baca Juga :  Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025 di Samosir, Vandiko: Mari Terapkan Nilai Pancasila

Menurutnya, keberadaan sarkofagus di Huta Simarmata merupakan anugerah budaya yang sangat langka.

“Saya sudah melihat banyak sarkofagus di berbagai daerah, namun yang diukir indah dan masih utuh seperti ini sangat jarang. Ini kekayaan luar biasa,” ungkapnya.

Pemerintah pusat, lanjut Fadli Zon, siap mendukung upaya revitalisasi rumah adat dan situs budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi.

“Tentu kami siap mendukung revitalisasi,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Kebudayaan ke Samosir. Ia menilai kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap pelestarian budaya Batak di kawasan Danau Toba.

“Ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus menjaga warisan budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Samosir ke tingkat nasional dan internasional,” ujar Vandiko.

Baca Juga :  Gubsu dan Bupati Samosir Audiensi ke Kemenhub Bahas Transportasi Seaplane di Danau Toba

Vandiko menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir untuk mempersiapkan seluruh persyaratan penetapan Huta Simarmata sebagai Cagar Budaya Nasional.

“Kami mendukung penuh dan akan menyiapkan seluruh dokumen. Setelah ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat provinsi, kami berharap Huta Simarmata segera menyandang status cagar budaya nasional,” katanya.

Usai meninjau sejumlah lokasi, Menteri Kebudayaan dijadwalkan memberikan apresiasi Desa Budaya di Huta Sinapuran, Kecamatan Simanindo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dirjen Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra, Direktur Bina SDM, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan Irini Dewi Wanti, Direktur Film, Musik, dan Seni Syaifullah, Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan Feri Arlius, Direktur Pengembangan Budaya Digital Andi Syamsu Rijal, Kapolres Samosir AKBP Rina Tarigan, Pabung 0210/TU G. Sebayang, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, serta pimpinan OPD lainnya.

You cannot copy content of this page