Scroll untuk baca artikel
Daerah

Pemkab Taput Libatkan 52 Ribu Siswa dalam Asesmen Maretong

25
×

Pemkab Taput Libatkan 52 Ribu Siswa dalam Asesmen Maretong

Sebarkan artikel ini
Oplus_0

Taput, LIVESUMUT.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat upaya pemerataan mutu pendidikan melalui pelaksanaan Asesmen Maretong secara serentak di seluruh jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Program ini menjadi langkah strategis untuk memetakan kemampuan numerasi peserta didik sebagai dasar penyusunan kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran.

Pelaksanaan asesmen ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., di SMP Negeri 1 Siatas Barita, Rabu (29/7/2026). Turut hadir mendampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Satya Dharma Nababan, Kepala Dinas Pendidikan Freddy Advent Panjaitan, serta sejumlah perwakilan perangkat daerah terkait.

Asesmen Maretong merupakan bagian dari program unggulan daerah TAPAMAJUMA (Tapanuli Utara Maretong, Manjaha, Martorsa) yang berfokus pada penguatan kemampuan dasar berhitung siswa sejak dini. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat daya saing generasi muda di Tapanuli Utara.

Baca Juga :  Tahun 2025, 20.879 Orang Pekerja Rentan Dapat JKK dan JKM

Dalam arahannya kepada para kepala sekolah dan guru, Wakil Bupati Deni menegaskan bahwa kejujuran harus menjadi prinsip utama selama pelaksanaan asesmen. Menurutnya, tujuan kegiatan ini bukan untuk mengejar nilai tinggi, melainkan memperoleh gambaran nyata mengenai kemampuan numerasi siswa.

“Yang paling utama adalah integritas. Tidak ada manfaatnya membantu siswa menjawab soal hanya demi memperoleh hasil yang terlihat baik. Data yang akurat jauh lebih penting sebagai dasar memperbaiki kualitas pembelajaran,” tegasnya.

Ia menjelaskan, hasil asesmen akan dievaluasi secara berkala setiap enam bulan untuk mengukur perkembangan kemampuan peserta didik. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga berkomitmen mengurangi kesenjangan mutu pendidikan antara sekolah di wilayah perkotaan dan pedesaan.

Baca Juga :  Pemkab Taput dan DPRD Tandatangani Persetujuan RPJMD 2025-2029

Wabup Deni turut mendorong para guru memanfaatkan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), sebagai media pembelajaran yang lebih interaktif, khususnya dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa. Ia juga mengimbau agar budaya membaca dan berhitung dibiasakan selama 10 hingga 15 menit setiap hari di kelas sebagai bagian dari proses belajar rutin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Freddy Advent Panjaitan mengungkapkan bahwa Asesmen Maretong tahun ini diikuti sekitar 52.000 peserta didik yang berasal dari sekitar 383 SD dan 80 SMP di Kabupaten Tapanuli Utara. Peserta terdiri atas siswa kelas II hingga VI SD serta kelas VII hingga IX SMP.

Baca Juga :  Warga Medan Utara Rindu Sosok Kepemimpinan Kombes Pol. Josua Tampubolon

Pelaksanaan asesmen tingkat SMP digelar pada Rabu (29/7/2026), sedangkan jenjang SD dijadwalkan berlangsung pada Kamis (30/7/2026). Seluruh hasil asesmen akan diolah secara akuntabel dan diumumkan pada 7 Agustus 2026.

Melalui program TAPAMAJUMA, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tenaga pendidik, kepala sekolah hingga orang tua, dapat bersinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Data hasil asesmen nantinya akan menjadi pijakan utama dalam merumuskan kebijakan pembelajaran yang lebih efektif sekaligus membangun budaya belajar yang jujur, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan di Tapanuli Utara.

You cannot copy content of this page