Scroll untuk baca artikel
Daerah

HUT IBI ke-75: Pemkab Taput Perkuat Peran Bidan Cetak Generasi Emas

45
×

HUT IBI ke-75: Pemkab Taput Perkuat Peran Bidan Cetak Generasi Emas

Sebarkan artikel ini

TARUTUNG, LIVESUMUT.com — Peran bidan di Kabupaten Tapanuli Utara semakin mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Di tengah tantangan pelayanan kesehatan ibu dan anak, para bidan didorong bukan sekadar sebagai tenaga medis persalinan, tetapi sebagai ujung tombak dalam membangun kualitas generasi masa depan.

Pesan tersebut mengemuka dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang dirangkaikan dengan Seminar Sehari di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung, Rabu (12/8/2026).

Klik disini!

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menilai keberadaan bidan memiliki posisi strategis dalam mendukung berbagai agenda pembangunan kesehatan. Mulai dari percepatan penurunan stunting, menekan angka kematian ibu dan bayi, meningkatkan pelayanan keluarga berencana, hingga memastikan ibu dan anak memperoleh layanan kesehatan yang layak.

Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan David Sipahutar, menyampaikan bahwa perjalanan 75 tahun IBI menjadi bukti panjangnya pengabdian profesi kebidanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Baru Diresmikan, Netizen Bahas Overpass Jl. Stasiun Kereta Api Kec. Medan Barat yang Rusak

Menurutnya, tugas bidan jauh melampaui proses persalinan. Bidan hadir mendampingi perempuan sejak masa reproduksi, kehamilan, persalinan, masa nifas, hingga mendukung tumbuh kembang anak dan kesehatan keluarga.

Karena itu, pemerintah daerah mendorong agar kolaborasi antara bidan, pemerintah, organisasi profesi, serta masyarakat terus diperkuat sehingga pelayanan kesehatan tidak berhenti di pusat-pusat perkotaan, tetapi mampu menjangkau masyarakat di pelosok.

Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan juga dinilai penting. Bidan diharapkan terus mengembangkan kompetensi, memanfaatkan kemajuan teknologi kesehatan, sekaligus mempertahankan pelayanan yang humanis dan tidak membedakan masyarakat berdasarkan latar belakang sosial.

Perhatian khusus juga datang dari Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat. Ia memberikan apresiasi terhadap dedikasi bidan yang tetap memberikan pelayanan hingga ke dusun-dusun terpencil.

Menurut Neny, sinergi antara bidan desa dan PKK, khususnya melalui Pokja IV, perlu semakin diperkuat untuk membangun keluarga yang sehat dan mandiri.

Baca Juga :  Pemkab Taput Ajak UMKM Percepat Ekonomi Digital Lewat QRIS

Salah satu gagasan yang disampaikan adalah membuka peluang beasiswa pendidikan kebidanan bagi putra-putri daerah, terutama dari kawasan yang selama ini menghadapi kendala keterjangkauan layanan seperti Garoga dan Pangaribuan.

Gagasan tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang. Anak-anak daerah yang memperoleh pendidikan kebidanan dapat kembali ke kampung halaman dan mengabdikan diri sebagai tenaga kesehatan di wilayah asalnya.

“Bidan adalah garda terdepan di bidang kesehatan. Anak-anak yang sehat dan berhasil lahir dari pelayanan yang diberikan dengan tulus dari hati,” ujar Neny.

Sementara itu, Ketua IBI Cabang Tapanuli Utara, Dr. Marni Siregar, menyatakan kesiapan jajaran bidan untuk terus mendukung program pemerintah daerah. Salah satu fokusnya adalah memastikan pemenuhan kebutuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari upaya menyiapkan Generasi Emas 2045.

Peringatan HUT ke-75 IBI juga tidak sekadar menjadi seremoni. Sejak Juni 2026, jajaran IBI Tapanuli Utara telah menjalankan berbagai aksi sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Taput dan OJK Luncurkan Skema Sejagat, Target 1.000 Hektare Lahan Baru

Kegiatan tersebut mencakup pelayanan kesehatan keliling, pemeriksaan ibu dan anak, edukasi gizi dan pencegahan anemia, imunisasi, pelayanan keluarga berencana hingga donor darah yang melibatkan berbagai unsur organisasi.

Dengan keterlibatan ratusan bidan se-Tapanuli Utara serta dukungan pemerintah daerah dan TP PKK, peringatan HUT IBI ke-75 menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen pelayanan kesehatan yang merata.

Sinergi tersebut diharapkan mampu memastikan tidak ada ibu dan anak yang tertinggal dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, sekaligus menjadi bagian penting dari perjalanan Tapanuli Utara menuju masyarakat yang lebih sehat dan lahirnya generasi berkualitas pada 2045.

Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Satya Dharma Nababan, Kepala Dinas Kesehatan dr. Ganda Nainggolan, Inspektur Daerah Manapang Simamora, sejumlah pimpinan perangkat daerah, serta ratusan bidan dari berbagai wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara.

You cannot copy content of this page