Belawan, LIVESUMUT.com – Punguan Raja Siburian Kota Belawan mengadakan Wisata Rohani ke Danau Toba pada Senin, 27 Januari 2025 sebagai bentuk rasa syukur atas pemeliharaan Tuhan terhadap pomparan Raja Siburian, khususnya yang berada di Belawan.
Kegiatan ini diikuti dengan penuh sukacita oleh anggota punguan, baik yang turut serta dalam perjalanan maupun yang mendukung dari kejauhan karena keterbatasan pekerjaan dan kesibukan lainnya.
Sebanyak 200 peserta diberangkatkan dengan dua unit bus pariwisata menuju Parapat.

Sebelum berangkat, rombongan mengadakan doa bersama untuk memohon keselamatan sepanjang perjalanan.
Setelah tiba di pesisir Danau Toba pada Selasa pagi (09.00 WIB), kegembiraan semakin terasa saat mereka bersiap menaiki kapal KM. Sumber 01 menuju Air Terjun Situmurun dengan estimasi perjalanan 1,5 jam.
Di atas kapal, suasana semakin hangat dengan kegiatan berkaraoke, senda gurau, serta kebersamaan yang penuh kebahagiaan.
Sesampainya di Air Terjun Situmurun, kapal menepi tepat di bawah aliran air terjun, memberikan pengalaman tak terlupakan bagi peserta.
Banyak anggota rombongan mengabadikan momen dengan berfoto dan membuat konten melalui gadget masing-masing.
Setelah sekitar 1 jam menikmati keindahan air terjun, perjalanan dilanjutkan menuju Tomok, Samosir, yang ditempuh dalam 1 jam perjalanan laut.
Setibanya di Pelabuhan Tomok (14.30 WIB), peserta diberikan waktu 2 jam untuk menikmati berbagai aktivitas.
Sebagian dari mereka berbelanja pernak-pernik khas Samosir, berziarah ke Makam Raja Sidabutar, mengikuti tarian Sigale-gale, atau mencicipi kuliner khas Batak.
Pada 16.00 WIB, rombongan kembali menaiki kapal untuk menuju Sibaganding, Parapat, dengan perjalanan sekitar 45 menit. Setibanya di penginapan (17.20 WIB), mereka menikmati waktu santai dengan berbagai kegiatan, termasuk acara hiburan, makan bersama, hingga anak-anak bermain air di tepian Danau Toba.
Menjelang malam, pukul 19.00 WIB, diadakan acara hiburan berupa musik dan bernyanyi bersama.
Anggota punguan dari berbagai kalangan, termasuk marhula-hula, marboru, bere, dan ibebere, turut bergantian menyumbangkan suara mereka.
Acara berlangsung hingga larut malam, dan pada pukul 01.00 WIB, seluruh rombongan beristirahat setelah melewati malam penuh kebersamaan.
Pada Rabu pagi (06.30 WIB), peserta menikmati sarapan sambil menyaksikan matahari terbit yang menghangatkan air Danau Toba.
Tepat pukul 10.00 WIB, inti kegiatan wisata dimulai dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. A. Br. Simanjuntak, S.Th.
Suasana ibadah berlangsung penuh hikmat dan menjadi momen refleksi bagi seluruh peserta.
Setelah ibadah selesai (11.15 WIB), rombongan bersiap untuk perjalanan pulang ke Parapat.
Sebelum kembali ke bus, beberapa peserta masih menyempatkan diri menaiki speedboat atau berjalan kaki menikmati keindahan alam Parapat.
Pada pukul 17.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan wisata dinyatakan selesai.
Rombongan kembali ke bus, menutup perjalanan dengan doa bersama, dan berangkat menuju Belawan.
Sekitar pukul 21.00 WIB, mereka tiba dengan selamat dan penuh rasa syukur kepada Tuhan atas perjalanan yang berkesan ini.
Wisata Rohani ini menjadi pengalaman spiritual dan kebersamaan yang mempererat persaudaraan di antara anggota Punguan Raja Siburian Belawan.
Dengan semangat kekeluargaan yang erat, acara ini tidak hanya memberikan kesegaran rohani tetapi juga menciptakan kenangan indah yang akan dikenang sepanjang masa.













