Siborongborong, LIVESUMUT.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Siborongborong melaksanakan kegiatan Pembinaan Kemandirian Tahun 2025, yang digelar di Aula Lapas Siborongborong pada Senin (7/7/2025).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Lapas dengan Pemerintah Daerah dalam mendukung program pembinaan narapidana melalui pelatihan keterampilan.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan ini Kepala Lapas Kelas IIB Siborongborong, Hendri Hasudungan Simatupang, S.H., M.H., bersama jajaran pejabat eselon IV dan V serta staf pegawai Lapas Siborongborong.
Dari pihak Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, hadir Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Josua Jamot Erwin Hutabarat, S.T., M.E., serta Kepala Pelaksana Teknis UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kecamatan Sipoholon, Susi Magdalena Silaban, S.T.P., Eng.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari tim instruktur profesional UPTD BLK Silakkitang.
Dalam sambutannya, Kalapas Hendri H. Simatupang menegaskan pentingnya pembekalan keterampilan bagi warga binaan sebagai bekal hidup setelah selesai menjalani masa pidana.
“Program ini merupakan bagian dari strategi pembinaan yang berorientasi pada reintegrasi sosial. Kami berharap, melalui pelatihan yang diberikan oleh para instruktur berkompeten, warga binaan dapat memiliki keahlian yang berguna dan siap bersaing di dunia kerja,” ujar Kalapas.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Josua Hutabarat menyampaikan dukungan penuh terhadap kolaborasi ini dan menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelatihan kerja.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong peningkatan kualitas pelatihan di BLK serta membuka peluang lebih luas untuk pembinaan di Lapas.
Kegiatan pembinaan kemandirian ini dirancang dalam bentuk pelatihan kerja teknis yang akan berlangsung selama beberapa minggu dengan materi praktik yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para narapidana tidak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga mendapatkan keterampilan yang bermanfaat untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.









