Scroll untuk baca artikel
Daerah

Program Food Estate Desa Ria-ria Dimulai, Launching Koperasi Merah Putih Menyusul

372
×

Program Food Estate Desa Ria-ria Dimulai, Launching Koperasi Merah Putih Menyusul

Sebarkan artikel ini

Humbahas, LIVESUMUT.com | Bersama Kementerian Pertanian RI, Bupati Humbahas Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH memimpin Sosialisasi Pengembangan Komoditi Bawang Putih di Kawasan Food Estate Desa Ria-ria, Kecamatan Pollung, Jumat (28/8/2025).

Kegiatan yang digelar di Kantor Desa Ria-ria ini dihadiri para pejabat strategis, antara lain Sekretaris Dinas Pertanian Damianus Lumbantoruan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba, Kadis Kominfo Batara Franz Siregar, Camat Pollung Imron Banjarnahor, Kepala Desa Ria-ria Jon Perdianus Lumbangaol, serta kelompok tani setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Humbahas menegaskan pentingnya pengembangan bawang putih sebagai salah satu komoditi strategis untuk menjaga stabilitas pangan dan menekan inflasi.

Baca Juga :  Camat Pakkat Hadiri Musdesus di Rura Aeksopang: Koperasi Harus Dipimpin Tokoh Visioner

“Kabupaten Humbang Hasundutan memiliki potensi yang sangat baik untuk pengembangan bawang putih, sehingga perlu dukungan serius dari pemerintah dan pihak swasta. Melalui kelompok tani, kita berharap bantuan sarana produksi pertanian dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” tegas Oloan Nababan.

Melalui APBN Tahun Anggaran 2025, Kementerian Pertanian memberikan bantuan kepada kelompok tani di kawasan Food Estate Desa Ria-ria seluas 20 hektare.

Bantuan ini mencakup benih bawang putih, pupuk organik dan anorganik, mulsa, dolomit, bahan pengendali OPT, HOK, serta penyuluhan dan pendampingan teknis budidaya bawang putih.

Program ini memiliki beberapa tujuan strategis:

  1. Mengendalikan inflasi melalui pengembangan bawang putih.
  2. Mendukung swasembada bawang putih dan pemberdayaan masyarakat.
  3. Meningkatkan pendapatan petani dan memperkuat ketahanan pangan.
  4. Menjadikan Humbahas sebagai sentra pengembangan benih dan produksi bawang putih.
Baca Juga :  Kapolres Berganti, Bupati Samosir Tegaskan Daerah Wisata Ini Ladang Prestasi

Bupati juga mengingatkan bahwa program ini harus berkelanjutan.

“Kegiatan ini jangan hanya berhenti pada penanaman pertama. Kita harus melanjutkannya agar ketersediaan bawang putih, baik konsumsi maupun benih, tetap terjaga. Tidak hanya untuk kebutuhan daerah, tetapi juga bagi kepentingan nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Tim Ahli Sayuran Kementerian Pertanian RI, Van Basten, yang menjadi pembicara pada sosialisasi, menegaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut perintah Menteri Pertanian.

“Maksud kehadiran kami adalah untuk mengawal program penanaman khususnya sayuran dan tanaman herbal. Setelah penugasan itu, perintah Menteri Pertanian agar kita fokus pada pengembangan bawang putih, karena merupakan import terbesar hortikultura. Penanaman dimulai Oktober dan diperkirakan panen pada Januari 2026,” jelasnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Desak Bupati Tapsel Copot Kadis Kesehatan dan Kaban Kesbangpol

Sosialisasi diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif antara peserta dan pemateri.

Usai acara, Bupati Oloan Nababan melanjutkan kunjungan untuk memimpin rapat persiapan Launching Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kopdes Parsingguran II, Kecamatan Pollung.

Launching ini dijadwalkan berlangsung 9 September pukul 09.00 WIB, sebuah momentum simbolis untuk penguatan ekonomi desa.

You cannot copy content of this page