Toba, LIVESUMUT.com | Pemerintah Kabupaten Toba resmi menghidupkan kembali Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (Forkala) sebagai wadah persatuan lintas etnis dan budaya.
Upaya ini ditandai dengan pertemuan para tokoh masyarakat yang mewakili berbagai etnis dan sub-etnis di Kabupaten Toba, bertempat di ruang rapat mini kantor Bupati Toba, Jumat (12/9/2025) pagi.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, yang menekankan pentingnya Forkala sebagai ruang komunikasi terbuka.
“Jika nanti ada kegiatan, terutama untuk pertunjukan budaya, kita semua bisa berperan. Sehingga orang tau bahwa di Toba ini bukan hanya Batak Toba tetapi ada berbagai etnis atau suku di Toba ini,” ujar Wakil Bupati.
Forkala tidak hanya difungsikan sebagai forum lintas budaya, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah.
“Jadi nanti isu apapun yang ada di masyarakat, lembaga ini bisa menyampaikan langsung kepada pemerintah. Atau saat Musrenbang, jika ada suku atau etnis yang butuh sesuatu bisa disampaikan lewat lembaga ini,” lanjutnya.
Dalam forum tersebut, seluruh peserta menyepakati nama Forkala sebagai identitas lembaga. Selain itu, mereka menunjuk Vespasianus Panjaitan sebagai Ketua Formateur, didampingi perwakilan dari setiap suku.
Tugas formateur selanjutnya adalah membentuk kepengurusan definitif yang solid dan representatif.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat nilai toleransi, persatuan, dan kebhinekaan di Kabupaten Toba, sekaligus menjadi ruang ekspresi budaya yang inklusif bagi semua etnis.













