Scroll untuk baca artikel
Daerah

Pemkab Taput Pacu Pemulihan Pascabencana: Akses Dibuka, Bantuan Tersalur, Natal Tetap Jalan

450
×

Pemkab Taput Pacu Pemulihan Pascabencana: Akses Dibuka, Bantuan Tersalur, Natal Tetap Jalan

Sebarkan artikel ini

Taput, LIVESUMUT.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus menggenjot percepatan penanganan pascabencana sambil memastikan aktivitas daerah tetap berjalan stabil. Pemerintahan, perekonomian, hingga pelayanan publik disebut tetap beroperasi normal meski sejumlah sarana terdampak bencana.

Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menegaskan bahwa seluruh langkah penanganan dilakukan secara simultan. Pemerintah, kata dia, tidak boleh berhenti meskipun situasi di lapangan sedang penuh tantangan.

Ia menjelaskan bahwa pemindahan gudang logistik merupakan langkah strategis agar distribusi bantuan dan koordinasi tetap terlaksana tanpa hambatan.

“Pemerintahan tidak mungkin tutup. Karena itu gudang logistik kita pindahkan supaya koordinasi dan pelayanan tetap berjalan. Perekonomian Taput juga harus terus bergerak,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (11/12/2025).

Baca Juga :  Bupati Taput Hadiri Perayaan Natal Parsadaan Simanjuntak, Pererat Persaudaraan dan Kebersamaan

Menurut Bupati, distribusi bantuan permakanan bagi warga terdampak telah menjangkau hampir seluruh lokasi yang terdata.

“Dari data yang kita miliki, hampir semua sudah menerima bantuan permakanan,” katanya.

Akses Jalan Ditargetkan Pulih Sebelum Tahun Baru

Salah satu pekerjaan terbesar yang sedang dikejar adalah pembukaan akses jalan yang tertutup longsor di sejumlah titik. Bupati menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur tidak bisa dilakukan instan, namun dikerjakan secara maksimal.

“Masalah akses tidak bisa selesai satu hari. Target kita sebelum tahun baru seluruh akses sudah terbuka,” ujarnya.

Pemkab Taput juga memastikan relokasi para pengungsi yang saat ini menempati sejumlah gereja. Pemerintah ingin memastikan proses ibadah Natal jemaat tetap berjalan tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat maupun pengungsi.

Baca Juga :  DPC GRIB Jaya Simalungun Ajak Masyarakat Pilih Anton - Benny Demi Perubahan

“Jemaat ingin melaksanakan Natal, dan masyarakat juga ingin beribadah. Karena itu pengungsi akan kita pindahkan ke tempat yang lebih layak,” katanya.

Bupati juga meluruskan polemik terkait kegiatan bernuansa Natal yang digelar di Jalan Sisingamangaraja. Menurutnya, agenda tersebut sepenuhnya merupakan kegiatan Bank Indonesia dan bukan acara hiburan atau perayaan yang mengabaikan kondisi bencana.

“Itu murni kegiatan BI. Semua fasilitas dari mereka, bukan dana pemerintah. Fokusnya mendorong UMKM menyediakan pernak-pernik Natal, kue Natal, dan kebutuhan tahun baru. Jadi itu bukan pesta Natal, dan bukan berarti kita meninggalkan bencana,” tegasnya.

Pemkab Terima Bantuan Pembangunan 200 Rumah

Baca Juga :  Penuh Haru, Polres Simalungun Lepas Tiga Purna Bakti Usai Upacara Bendera

Dalam upaya pemulihan jangka panjang, Taput menerima bantuan pembangunan 200 unit rumah bagi warga yang terdampak bencana.

“Untuk satu titik besar akan dibangun 51 unit, dan di Parmonangan ada lima unit. Semua dibangun di lahan warga masing-masing,” ujar Bupati.

Proses pembangunan disebut akan berlangsung bertahap namun paralel dengan persiapan perayaan Natal.

“Tidak mungkin selesai satu hari. Kita akan tetap merayakan Natal sambil pembangunan berlangsung,” ucapnya.

Bupati Jonius juga menegaskan bahwa Tapanuli Utara termasuk wilayah yang paling cepat dalam merespons bencana dan menggerakkan semua elemen penanganan.

“Pemerintah tidak terlena. Intinya, bencana tetap kita tangani, dan Natal juga tetap kita rayakan,” pungkasnya.

You cannot copy content of this page