P. Siantar, LIVESUMUT.com — Suasana sore yang semula tenang di Jalan Nias, Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, mendadak berubah mencekam. Satu unit rumah permanen milik Belman Sihombing (43) hangus dilalap si jago merah, Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Kapolsek Siantar Selatan IPTU Priston Simbolon, SH, turun langsung memimpin pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus pengamanan lokasi kebakaran yang menyedot perhatian warga sekitar.
Menurut keterangan IPTU Priston, peristiwa bermula saat korban berada di dapur bersama anaknya yang masih berusia 8 tahun, sementara sang istri, Nora Fransiska boru Sirait (46), sedang menyetrika pakaian di ruang tamu. Tiba-tiba Nora berteriak panik setelah melihat api muncul dan menjalar cepat dari meteran listrik.
“Api dengan cepat membesar dan menyebar ke seluruh bagian rumah,” ujar IPTU Priston.
Mendengar teriakan tersebut, korban langsung menyelamatkan diri bersama anaknya keluar rumah. Warga sekitar yang melihat kobaran api kian membesar segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran.
Sekitar 15 menit kemudian, tepat pukul 17.45 WIB, sebanyak 6 unit mobil Damkar milik Pemko Pematangsiantar dan PT STTC tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Sementara itu, Kapolsek Siantar Selatan memimpin pengamanan di sekitar TKP yang dipadati warga.
Setelah berjibaku hampir satu jam, petugas Damkar akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 18.30 WIB. Selanjutnya, IPTU Priston bersama personel Polsek Siantar Selatan dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Pematangsiantar melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab kebakaran.
“Berdasarkan keterangan saksi-saksi, kebakaran diduga kuat akibat arus pendek atau korsleting listrik pada meteran,” jelas IPTU Priston.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp400 juta.
Kapolsek Siantar Selatan mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.













