Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Promo Mitsubishi Medan - Hubungi Santo Manalu
HealthNasional

Menkes RI Blak-Blakan ke Perempuan: Jangan Pernah Mau Sama Cowok Perokok

549
×

Menkes RI Blak-Blakan ke Perempuan: Jangan Pernah Mau Sama Cowok Perokok

Sebarkan artikel ini

Jakarta, LIVESUMUT.com – Menkes RI (Menteri Kesehatan Republik Indonesia), Budi Gunadi Sadikin, kembali menyampaikan pesan tegas terkait pentingnya menjaga kesehatan, khususnya bagi perempuan. Kali ini, ia mengingatkan agar perempuan lebih selektif dalam memilih pasangan, terutama jika berhadapan dengan pria perokok.

Menurut Budi, kebiasaan merokok pada pria tidak hanya berdampak buruk bagi dirinya sendiri, tetapi juga membawa risiko serius bagi perempuan di sekitarnya yang menjadi perokok pasif.

Klik gambar untuk melihat produk dan belanja di Shopee 👇!

“Untuk para perempuan, jauhi cowok perokok. Jangan pernah mau sama cowok perokok. Ini red flag besar,” ujar BGS, sapaan akrab Budi Gunadi Sadikin, dalam program #BudiGemarSharing dikutip dari Reels Instagram @bgsadikin, Senin (19/1/2016).

Baca Juga :  Rakornas 2026 Jadi Momentum Strategis, Bupati Taput Siap Sukseskan Program Prioritas Presiden

BGS menjelaskan, perempuan tetap bisa terdampak meskipun tidak merokok secara langsung. Paparan asap rokok dari pasangan dapat masuk ke dalam tubuh tanpa disadari, karena asap tersebut menempel di udara sekitar, pakaian, rambut, hingga kulit.

“Asap rokok itu bisa masuk ke tubuh tanpa disadari dan membuat kamu menjadi perokok pasif,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perempuan yang menjadi perokok pasif memiliki risiko kesehatan yang jauh lebih besar, terutama terkait penyakit kanker. Bahkan, risikonya disebut meningkat signifikan dibandingkan perempuan yang tidak terpapar asap rokok sama sekali.

Baca Juga :  Ramah Tamah Bersama Luhut Pandjaitan, JTP dan Deni Paparkan Potensi dan Harapan Pembangunan

“Begitu jadi perokok pasif, risiko kanker payudara dan kanker serviks naik 40%. Dua kanker ini bisa cepat menggerogoti tubuh, membuat aktivitas harian kita jadi sulit, bahkan mendekatkan kita pada kematian,” kata BGS.

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah saat ini telah menyediakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di seluruh puskesmas. Program ini difokuskan pada deteksi dini berbagai penyakit, termasuk kanker yang banyak menyerang perempuan.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengakses pemeriksaan payudara klinis, USG jaringan payudara, hingga tes HPV DNA untuk mendeteksi dini kanker serviks tanpa dipungut biaya.

Baca Juga :  Ramai Prediksi Ekonomi RI Ambruk, Prabowo Subianto: Itu Sikap yang Sempit

“Kalau kamu punya faktor risiko, kamu bisa skrining kanker lewat layanan Cek Kesehatan Gratis di puskesmas. Semuanya gratis,” tegas Budi.

Di akhir pesannya, Budi Gunadi Sadikin mengajak perempuan Indonesia untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri. Ia menekankan pentingnya pemeriksaan rutin serta menghindari faktor risiko yang dapat berdampak buruk bagi tubuh dalam jangka panjang, termasuk paparan asap rokok dari pasangan.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page