Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Advertisement Mitsubishi Dipo Medan - Santo Manalu
Advertisement
Advertisement
HealthNasional

Menkes RI Blak-Blakan ke Perempuan: Jangan Pernah Mau Sama Cowok Perokok

573
×

Menkes RI Blak-Blakan ke Perempuan: Jangan Pernah Mau Sama Cowok Perokok

Sebarkan artikel ini

Jakarta, LIVESUMUT.com – Menkes RI (Menteri Kesehatan Republik Indonesia), Budi Gunadi Sadikin, kembali menyampaikan pesan tegas terkait pentingnya menjaga kesehatan, khususnya bagi perempuan. Kali ini, ia mengingatkan agar perempuan lebih selektif dalam memilih pasangan, terutama jika berhadapan dengan pria perokok.

Menurut Budi, kebiasaan merokok pada pria tidak hanya berdampak buruk bagi dirinya sendiri, tetapi juga membawa risiko serius bagi perempuan di sekitarnya yang menjadi perokok pasif.

“Untuk para perempuan, jauhi cowok perokok. Jangan pernah mau sama cowok perokok. Ini red flag besar,” ujar BGS, sapaan akrab Budi Gunadi Sadikin, dalam program #BudiGemarSharing dikutip dari Reels Instagram @bgsadikin, Senin (19/1/2016).

Baca Juga :  Eks Menkumham Yasonna Laoly Mangkir dari Panggilan KPK, Dijadwalkan Ulang 18 Desember

BGS menjelaskan, perempuan tetap bisa terdampak meskipun tidak merokok secara langsung. Paparan asap rokok dari pasangan dapat masuk ke dalam tubuh tanpa disadari, karena asap tersebut menempel di udara sekitar, pakaian, rambut, hingga kulit.

“Asap rokok itu bisa masuk ke tubuh tanpa disadari dan membuat kamu menjadi perokok pasif,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perempuan yang menjadi perokok pasif memiliki risiko kesehatan yang jauh lebih besar, terutama terkait penyakit kanker. Bahkan, risikonya disebut meningkat signifikan dibandingkan perempuan yang tidak terpapar asap rokok sama sekali.

Baca Juga :  Bupati Karo Sebut Kondisi 269 Siswa Keracunan MBG “Tak Mengkhawatirkan” dan “Berita Baik”, Netizen: “Kepala Bapak Kau Berita Baik”

“Begitu jadi perokok pasif, risiko kanker payudara dan kanker serviks naik 40%. Dua kanker ini bisa cepat menggerogoti tubuh, membuat aktivitas harian kita jadi sulit, bahkan mendekatkan kita pada kematian,” kata BGS.

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah saat ini telah menyediakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di seluruh puskesmas. Program ini difokuskan pada deteksi dini berbagai penyakit, termasuk kanker yang banyak menyerang perempuan.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengakses pemeriksaan payudara klinis, USG jaringan payudara, hingga tes HPV DNA untuk mendeteksi dini kanker serviks tanpa dipungut biaya.

Baca Juga :  Transformasi Digital Rumah Sakit, Telkom Sumut Luncurkan Indibiz Health di RS Latersia Binjai

“Kalau kamu punya faktor risiko, kamu bisa skrining kanker lewat layanan Cek Kesehatan Gratis di puskesmas. Semuanya gratis,” tegas Budi.

Di akhir pesannya, Budi Gunadi Sadikin mengajak perempuan Indonesia untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri. Ia menekankan pentingnya pemeriksaan rutin serta menghindari faktor risiko yang dapat berdampak buruk bagi tubuh dalam jangka panjang, termasuk paparan asap rokok dari pasangan.

Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page