Scroll untuk baca artikel
Daerah

Simalungun Siap Jadi Pusat Hilirisasi Komoditas Perkebunan, Bupati Anton: Petani Harus Rasakan Manfaat Nyata

324
×

Simalungun Siap Jadi Pusat Hilirisasi Komoditas Perkebunan, Bupati Anton: Petani Harus Rasakan Manfaat Nyata

Sebarkan artikel ini

Jakarta, LIVESUMUT.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung percepatan program hilirisasi komoditas perkebunan prioritas nasional.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas Perkebunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) di Gedung F, Kantor Pusat Kementan, Jakarta Selatan, Senin (22/9/2025).

Kehadiran Bupati Simalungun di Rakornas bersama para gubernur, bupati/wali kota se-Indonesia merupakan bentuk nyata dukungan Pemkab Simalungun terhadap peningkatan nilai tambah produk pertanian.

Kabupaten Simalungun dikenal sebagai daerah dengan kekayaan komoditas perkebunan, dan siap berkontribusi penuh dalam pengembangan produk andalan daerah melalui hilirisasi.

Baca Juga :  Bupati dan Sekda Simalungun Dorong Kinerja OPD: Hari Ini Harus Lebih Baik dari Kemarin!

“Dengan dukungan pemerintah pusat, kami ingin memperkuat hilirisasi dari hulu ke hilir agar petani bisa merasakan manfaat langsung,” ujar Bupati Anton, menegaskan pentingnya program ini bagi kesejahteraan petani lokal.

Program hilirisasi perkebunan diharapkan tidak hanya mendongkrak nilai ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, meningkatkan daya saing, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Dalam Rakor, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memaparkan capaian penting selama 11 bulan pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran, termasuk target swasembada pangan 2025.

“Keberhasilan ini merupakan komitmen kita semua di Indonesia dan ternyata tekanan dari pimpinan merupakan sumber keberhasilan kita,” tegas Mentan.

Baca Juga :  Rocky Gerung Kagum pada Taruna SMA Plus Efarina: “Mereka Berpikir Kritis dan Siap Membangun Bangsa”

Mentan juga menyampaikan bahwa stok pangan nasional saat ini merupakan yang tertinggi dalam 59 tahun terakhir, dengan PDB sektor pertanian meningkat 10,52 persen.

Selain itu, 17 Instruksi Presiden (Inpres) dalam kurun waktu tersebut menjadi bukti nyata perhatian besar pemerintah, di antaranya terkait distribusi pupuk yang kini lebih efisien sampai ke tangan petani.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyoroti posisi strategis Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang berada di cincin api Pasifik.

“Ini contoh negara sukses dan menjadi negara maju dengan pertanian,” kata Mendagri.

Baca Juga :  Bupati Simalungun Raih Penghargaan TPAKD Terbaik se-Sumatera di Rakornas 2025

Ia menekankan pentingnya perhatian besar Presiden terhadap sektor pertanian yang harus ditindaklanjuti oleh seluruh elemen pemerintahan, termasuk melalui program hilirisasi perkebunan.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta para kepala daerah se-Indonesia.

Kehadiran mereka memperlihatkan adanya konsensus nasional untuk memajukan sektor perkebunan melalui hilirisasi, demi kemandirian pangan dan kesejahteraan petani.

Bagi Kabupaten Simalungun, komitmen ini menjadi langkah penting dalam memperkuat produk andalan daerah agar mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun global.

You cannot copy content of this page