SIMALUNGUN, LIVESUMUT.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terus memperkuat koordinasi lintas sektor demi mempercepat pelayanan publik dan pembangunan daerah. Hal itu tampak dalam rapat koordinasi (rakor) pemerintahan yang digelar di Kantor Camat Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Jumat (7/10/2025).
Rakor yang dipimpin langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, ini dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Mixnon Andreas Simamora, Staf Ahli Bupati, para Asisten, pimpinan OPD, Camat, dan unsur Forkopimca Tapian Dolok.
Pertemuan ini menjadi wadah penting untuk mengevaluasi perkembangan program daerah sekaligus menyatukan langkah seluruh perangkat pemerintahan.
Dalam arahannya, Bupati Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa kunci keberhasilan pemerintahan terletak pada sinergi antar OPD.
“Dengan adanya rapat koordinasi ini, semua OPD dapat mengetahui pelaksanaan program masing-masing,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa setiap pejabat dan ASN harus memahami program lintas sektor agar bisa memberikan jawaban yang jelas kepada masyarakat.
“Kita adalah pelayan masyarakat, jadi kita harus tahu semua program setiap OPD. Dengan demikian, ketika masyarakat bertanya, kita bisa memberikan kejelasan, meskipun bukan bidang kita,” tambahnya.
Sebagai contoh, Bupati menyebut pentingnya koordinasi antara Dinas Dukcapil soal layanan administrasi kependudukan, Dinas Sosial terkait bantuan, dan Dinas Kesehatan dalam layanan BPJS gratis.
“Jadi, kita saling bersinergi,” tegasnya lagi.
Bupati Anton juga menegaskan agar setiap rakor tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi harus menghasilkan tindak lanjut nyata.
“Hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan esok harus lebih baik dari hari ini,” tegasnya.
Ia menginstruksikan agar notulen rapat sebelumnya selalu dibacakan pada rapat berikutnya, sehingga setiap hasil pertemuan bisa dievaluasi dan diukur perkembangannya.
Selain membahas program pembangunan, Bupati juga menyinggung bencana banjir di Serbelawan yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.
“Jangan sampai terjadi banjir lagi baru kita sibuk lagi. PR kita masih banyak, kita harus kompak bersinergi untuk membuat Kabupaten Simalungun lebih baik lagi,” ucapnya mengingatkan.
Sementara itu, Sekda Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, menjelaskan bahwa kegiatan rakor ini juga menjadi bagian dari upaya daerah mendukung berbagai program nasional.
“Rapat koordinasi ini dilaksanakan untuk mendukung program nasional seperti makan bergizi gratis, koperasi merah putih, bidang kesehatan BPJS, infrastruktur, program sekolah rakyat, dan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH).
“Data DTKS sekarang adalah usulan dari pangulu. Kami berharap di tahun 2026 tidak ada lagi laporan warga yang layak menerima bantuan tetapi tidak mendapatkannya,” tegas Mixnon.
Sekda meminta Dinas Sosial untuk mendata ulang warga yang berhak menerima bantuan, agar tidak ada lagi masyarakat miskin yang terlewat dari perhatian pemerintah.
Setelah memimpin rapat yang berlangsung kondusif dan produktif, Bupati Anton Achmad Saragih menutup kegiatannya dengan melaksanakan Sholat Jumat di Masjid Jamiatul Ikhlas Huta II Petani Tengah, Nagori Dolok Kahean, Kecamatan Tapian Dolok.












