Medan, LIVESUMUT.com — Polisi memastikan pengemudi mobil Lexus BK 1442 AFQ, Andri Wijaya, tidak dalam pengaruh alkohol saat kecelakaan tragis yang menewaskan seorang pengemudi becak motor di Jalan HM Yamin, Medan Timur.
Kabar ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus M. Butarbutar, pada Selasa (4/11/2025).
“Hasil pemeriksaan pengemudi mobil tidak dipengaruhi alkohol. Hasil tes urinnya juga negatif,” ujar Agus kepada wartawan.
Menurut penjelasan polisi, Andri (29) mengaku sempat terkejut ketika becak motor yang dikendarai korban, Risma Br Tamba, tiba-tiba berpindah jalur ke kanan sesaat sebelum tabrakan.
“Keterangan dari Andri, pengemudi becak tiba-tiba masuk ke kanan dan dia tidak menyadari becak sudah ada di depannya. Sehingga tabrakan tidak bisa dihindari,” tutur Agus.
Meski hasil tes menunjukkan pengemudi tidak dalam pengaruh alkohol, polisi menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan.
“Pengemudi pasti kita (amankan). Saat ini kita proses gelar dan meningkat ke penyidikan. Langkah berikutnya akan kita lakukan sesuai proses hukum,” tegas Kompol Agus.
Terkait dugaan kecepatan mobil, Agus menyebut pihaknya masih mendalami dan belum memiliki bukti akurat.
“Belum bisa memprediksi (kecepatan), masih diproses,” ujarnya menambahkan.
Kronologi Kejadian
Kecelakaan terjadi pada Sabtu (1/11/2025) sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan HM Yamin, Simpang Pahlawan, Kecamatan Medan Timur. Mobil Lexus putih dengan nomor polisi BK 1442 AFQ menabrak sebuah becak barang tanpa plat nomor.
Akibat benturan keras itu, pengemudi becak motor, Risma Br Tamba, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Andri Wijaya, pengemudi Lexus, selamat tanpa mengalami luka.
Kasus ini kini dalam penanganan Unit Laka Satlantas Polrestabes Medan.
Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, membenarkan peristiwa tragis tersebut.
“Insiden itu mengakibatkan pengemudi becak meninggal dunia. Sedangkan pengemudi mobil Lexus tidak mengalami luka,” jelasnya.
Polisi Dalami Unsur Kelalaian
Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan bukti dan melakukan olah TKP lanjutan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian dalam kecelakaan tersebut.
Kasus ini juga menjadi sorotan publik, mengingat kendaraan yang terlibat adalah mobil mewah dengan kecepatan tinggi di jalan kota.
Polisi meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyidikan resmi.













