Scroll untuk baca artikel
Daerah

Bupati Taput Pastikan Transparansi, 70 Unit Huntap Dibagi Lewat Undian

34
×

Bupati Taput Pastikan Transparansi, 70 Unit Huntap Dibagi Lewat Undian

Sebarkan artikel ini
Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., MSi., bersama Ketua Yayasan Bunda Tzu Chi Wilayah Sumatera Utara, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melaksanakan kegiatan verifikasi dan pengundian 70 unit Hunian Tetap di Aula Martua, Tarutung.

Tarutung, LIVESUMUT.com — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan keadilan dalam penanganan pascabencana. Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, memimpin langsung proses verifikasi sekaligus pengundian 70 unit Hunian Tetap (Huntap) “Kampung Parsaoran Nauli” Adiankoting, yang digelar di Aula Martua Kantor Bupati, Tarutung, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Yayasan Bunda Tzu Chi Wilayah Sumatera Utara, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur kecamatan. Proses pengundian dilakukan sebagai langkah memastikan seluruh warga terdampak bencana hidrometeorologi memperoleh kesempatan yang sama dalam mendapatkan hunian.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa sistem pengundian dipilih untuk menjamin keadilan dan menghindari kecemburuan sosial. “Seluruh unit rumah memiliki kualitas yang sama. Dengan pengundian ini, prosesnya terbuka, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Menteri PKP dan Mendagri Tinjau Huntap di Taput, Bupati Ungkap Kendala di Lapangan

Ia juga mengungkapkan bahwa hunian tersebut ditargetkan mulai dapat ditempati pada pertengahan Mei 2026. Selain rumah yang layak, pemerintah telah memastikan infrastruktur pendukung seperti akses jalan dan jaringan listrik tersedia di kawasan tersebut.

Bupati berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya, sekaligus mulai menata lingkungan tempat tinggal baru mereka. Warga yang telah memperoleh nomor undian dipersilakan mengunjungi unit masing-masing, membersihkan area sekitar, serta mulai menanam bunga dan tanaman penghijauan.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah daerah juga akan memberikan bantuan bibit pohon buah untuk mendorong terciptanya lingkungan hunian yang asri dan produktif. “Mari kita gotong royong membangun kawasan ini menjadi tempat tinggal yang nyaman dan indah,” ajaknya.

Baca Juga :  Dampak Banjir dan Longsor di Purbatua, Bupati Taput Pastikan Penanganan Cepat

Lebih lanjut, Bupati mengimbau masyarakat agar tidak menukar nomor atau unit rumah hasil pengundian, karena seluruh hasil akan ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan (SK) Bupati.

Dari sisi progres pembangunan, sebanyak 34 unit rumah telah rampung 100 persen dan siap dihuni. Sementara itu, 14 unit mencapai 90 persen, 10 unit mencapai 80 persen, 16 unit berada pada tahap 70 persen, 4 unit 50 persen, dan 2 unit masih dalam tahap awal dengan progres 20 persen.

Di akhir kegiatan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Bunda Tzu Chi atas dukungan penuh dalam pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana. Ia juga mengungkapkan rencana kehadiran menteri terkait pada seremoni penyerahan kunci nantinya.

Baca Juga :  Justar Ritonga Resmi Pimpin DPD Pasukan 08 Sumut: Media LIVESUMUT.com Berikan Ucapan Selamat

Dengan proses yang transparan dan dukungan berbagai pihak, “Kampung Parsaoran Nauli” diharapkan menjadi simbol kebangkitan dan harapan baru bagi warga Adiankoting pascabencana.

You cannot copy content of this page