Tarutung, LIVESUMUT.com – Semangat membangun karakter generasi muda kembali digaungkan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui ajang Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026. Bertempat di Sopo Partungkoan, Minggu (18/5), kegiatan ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Henry M.M. Sitompul, yang hadir mewakili Bupati Tapanuli Utara.
Kegiatan yang digagas oleh Dinas Perpustakaan Kabupaten Tapanuli Utara ini diikuti sebanyak 50 siswa-siswi terbaik dari 15 kecamatan. Para peserta tampil membawakan kisah-kisah kepahlawanan, legenda, hingga cerita rakyat khas Bonapasogit dengan penuh penghayatan dan semangat.
Dalam sambutannya, Sekda Taput menegaskan bahwa kemampuan bertutur bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi bagian penting dalam membentuk mental, karakter, dan kepercayaan diri anak-anak di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.
“Di era digital saat ini, anak-anak kita tidak cukup hanya cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki keberanian tampil, kemampuan berkomunikasi, dan rasa percaya diri yang kuat. Lomba bertutur seperti ini adalah ruang yang sangat baik untuk mengasah karakter generasi emas Tapanuli Utara,” ujar Henry M.M. Sitompul.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa budaya bertutur juga memiliki nilai strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata daerah melalui konsep storytelling berbasis kearifan lokal.
“Cerita rakyat, legenda, dan nilai-nilai budaya Bonapasogit adalah kekayaan yang harus terus diwariskan. Ketika anak-anak mampu menceritakannya dengan baik, mereka bukan hanya menjaga budaya, tetapi juga ikut mempromosikan potensi pariwisata daerah sesuai visi pembangunan Bapak Bupati,” tambahnya.
Sekda juga mengingatkan pentingnya menjaga penggunaan bahasa daerah sebagai identitas budaya, sekaligus menguasai Bahasa Indonesia dengan baik dan santun sebagai bahasa pemersatu bangsa.
Acara berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Di akhir sambutannya, Sekda Taput memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tampil maksimal dan percaya pada kemampuan diri.
“Selamat bertanding kepada anak-anak kami. Kalian semua adalah pemenang karena sudah berani melangkah, tampil, dan menunjukkan bakat terbaik. Teruslah berkarya, belajar, dan bangga menjadi generasi penerus Tapanuli Utara. Horas!” tutupnya dengan memberikan semangat.













