LIVESUMUT.com – Petinju Indonesia dengan koleksi gelar juara terbanyak, Daud “Cino” Yordan, siap menghadapi George Kambosos Jr dalam pertarungan kelas ringan super (63,5 kg) pada 22 Maret 2025 di Sydney, Australia.
Daud Yordan (37), yang saat ini menyandang gelar juara dunia kelas ringan super IBA, memiliki rekor impresif 43 kemenangan (31 KO) dan hanya 4 kekalahan.
Usianya yang tidak lagi muda di dunia tinju justru menjadi bukti ketahanan dan ketajamannya di ring.
Terakhir, ia sukses merebut gelar IBA dengan kemenangan KO atas petinju Argentina, Hernan Leandro Carrizo, pada 7 September 2024 di Pontianak, Kalimantan Barat.
Berdasarkan data Boxrec, Cino mencatat sejarah sebagai petinju Indonesia dengan gelar terbanyak.

Ia pertama kali meraih sabuk WBO Asia Pacific Youth kelas bulu (2007), lalu menambah koleksi dengan gelar kelas bulu IBO, yang ia pertahankan dua kali sebelum naik ke kelas ringan dan merebut sabuk juara IBO, WBO Africa, serta WBO Intercontinental.
Di kelas ringan super, Daud mengukuhkan dominasinya dengan merebut WBO Oriental, IBA, dan WBC Asian Silver.
Laga melawan Kambosos menjadi tantangan besar sekaligus peluang bagi Daud untuk naik ke jenjang lebih tinggi.
George Kambosos Jr, mantan juara dunia tak terbantahkan kelas ringan, dikenal sebagai petinju berpengalaman dengan gaya agresif dan kecepatan tinggi.
Namun, dengan pengalaman panjang serta mental juara yang dimiliki, Daud Yordan siap membuktikan bahwa dirinya masih layak bersaing di level dunia.
Pertarungan ini tidak hanya menjadi ujian bagi Daud, tetapi juga kebanggaan bagi tinju Indonesia.
Mampukah Cino menaklukkan Kambosos dan kembali mengharumkan nama Indonesia?
Jawabannya akan terungkap di atas ring pada 22 Maret 2025.













