Scroll untuk baca artikel
DaerahTNI/Polri

Gandeng Ojol Jadi Duta Keselamatan, Ditlantas Polda Riau Ajak Tekan Angka Kecelakaan

384
×

Gandeng Ojol Jadi Duta Keselamatan, Ditlantas Polda Riau Ajak Tekan Angka Kecelakaan

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, LIVESUMUT.com | Halaman Mako Samsat Pekanbaru tampak berbeda pada Kamis (11/9/2025) pagi.

Tepat pukul 08.00 WIB, puluhan pengemudi ojek online (ojol) berbaris rapi mengikuti apel bersama yang digelar Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau.

Mengusung tema “Komunitas Ojek Online Sebagai Duta Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dalam Mewujudkan Pengguna Jalan yang Berkeselamatan”, kegiatan ini tak sekadar acara seremonial.

Nuansa kekeluargaan begitu terasa ketika polisi lalu lintas dan para ojol berdiri sejajar, menyatukan tekad demi jalan raya yang lebih aman.

Acara ditutup dengan pemberian bantuan sosial dan makan bersama.

Baca Juga :  Tanggap Darurat Karhutla, Kapolres Samosir Turun ke Huta Ginjang

Momen sederhana ini menjadi simbol bahwa keselamatan lalu lintas bukan hanya soal aturan, tapi juga kepedulian antar sesama pengguna jalan.

“Komunitas ojol ini adalah mitra penting kami. Mereka bukan hanya pengemudi, tetapi juga teladan di jalan raya. Dengan menjadi duta keselamatan, kami berharap mereka bisa menularkan budaya tertib berlalu lintas kepada pengguna jalan lainnya,” ujar Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, S.I.K., kepada awak media.

Menurut Kombes Pol Taufiq, angka kecelakaan lalu lintas di kawasan perkotaan masih menjadi tantangan besar.

Baca Juga :  PWI Pematangsiantar Gelar UKW Perdana Tahun Ini, Farianda: “Labuhan Batu dan Asahan Harus Dikejar

Karena itu, keterlibatan komunitas ojol yang jumlahnya cukup banyak di jalanan dinilai bisa menjadi penggerak perubahan menuju budaya keselamatan.

“Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab kita semua. Dengan kebersamaan, kita bisa menekan angka kecelakaan dan mewujudkan jalan yang lebih aman,” tambahnya.

Para pengemudi ojol yang hadir juga mengaku mendapat pengalaman berbeda dari kegiatan ini.

Mereka merasa dihargai bukan hanya sebagai pekerja, tetapi juga sebagai bagian penting dari upaya menciptakan jalan yang tertib.

Baca Juga :  Koperasi Merah Putih Dibahas di Kantor Bupati Toba, Wakil Bupati Tekankan Penyusunan Proposal Program

“Biasanya kami bertemu polisi hanya saat ada razia. Tapi hari ini berbeda, kami diajak duduk bareng, makan bareng, bahkan dipercaya sebagai pelopor keselamatan. Rasanya benar-benar dihargai,” ungkap salah satu pengemudi ojol dengan senyum bangga.

Dengan pendekatan humanis ini, Ditlantas Polda Riau menegaskan bahwa mewujudkan keselamatan lalu lintas butuh sinergi, kesadaran, dan kebersamaan.

Harapannya, langkah kecil bersama komunitas ojol ini bisa menginspirasi masyarakat luas untuk menjadikan keselamatan berkendara sebagai budaya, bukan sekadar kewajiban.

You cannot copy content of this page