Scroll untuk baca artikel
Daerah

Personil Polres Pematangsiantar Kunjungi KOMPI Terkait Aksi Senin Depan

243
×

Personil Polres Pematangsiantar Kunjungi KOMPI Terkait Aksi Senin Depan

Sebarkan artikel ini

Pematangsiantar, LIVESUMUT.COM – Komunitas Masyarakat Peduli Indonesia (KOMPI) berencana menggelar aksi unjuk rasa pada Senin, 18 November 2024, untuk menyoroti permasalahan lingkungan kumuh di Kota Pematangsiantar, khususnya di kawasan Jalan Merdeka, yang merupakan salah satu jalan ikonik kota tersebut.

Aksi ini bertujuan mendesak pemerintah untuk memberikan perhatian serius terhadap kondisi para pedagang korban kebakaran Pasar Horas.

Ketua KOMPI, Henderson Silalahi, mengungkapkan bahwa rencana aksi tersebut disampaikan setelah diskusi dengan anggota komunitas di salah satu kafe di Jalan Volli, Kelurahan Banjar.

Baca Juga :  Kreatif Tapi Kena! Sabu Diselipkan di Kotak Rokok, Pria Sibolga Ditangkap Polisi!

Dalam kesempatan tersebut, Henderson menerima undangan dari seorang anggota intelijen Polres Siantar yang mengusulkan pertemuan untuk membahas rencana aksi.

Pertemuan berlangsung di Publik Kopi Jalan Volli, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat, pada pukul 14.00 WIB.

Dalam pertemuan itu, Polres menyarankan agar Kompi mempertimbangkan kembali rencana aksi mengingat kampanye salah satu kandidat Wali Kota yang akan berlangsung di Lapangan H. Adam Malik pada hari yang sama.

Namun, Henderson menolak usulan tersebut, dengan menegaskan bahwa pihaknya telah menyampaikan pemberitahuan terkait aksi ini kepada Pemerintah Kota dan hanya menunggu tanggapan lebih lanjut.

Baca Juga :  Kemacetan di Depan Suzuya Merdeka Mall Pematangsiantar, DPP KOMPI B Soroti ANDALALIN

Sekretaris Jenderal KOMPI, Zulfandi Kusnomo, mengungkapkan kekecewaannya terhadap PD Pasar Horas Jaya, yang dianggap mengingkari janji pasca audiensi sebelumnya.

“Pihak direksi sempat berjanji untuk merelokasi pedagang daging babi di Jalan Merdeka ke lokasi yang lebih sesuai, namun hingga kini tidak ada tindak lanjut. Kami merasa dibohongi, sehingga aksi ini tetap harus berjalan,” ujar Zulfandi.

Sebagai respon, pihak Polres menyatakan akan menyampaikan keluhan KOMPI kepada Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar.

Namun, KOMPI menyebutkan bahwa pihaknya telah berulang kali mencoba menghubungi Sekda terkait persoalan ini, tetapi belum mendapatkan jawaban.

Baca Juga :  Enam Peserta MTQ Raih Prestasi, Pemerintah Nagori Laras II Beri Penghargaan

Aksi unjuk rasa ini mencerminkan tuntutan KOMPI agar Pemerintah Kota Pematangsiantar segera memberikan solusi yang konkret bagi para pedagang korban kebakaran Pasar Horas dan meningkatkan perhatian terhadap lingkungan kumuh di pusat kota, demi kesejahteraan masyarakat serta keindahan Kota Pematangsiantar.

 

You cannot copy content of this page