Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Hasan Basri Sagala: Dari Aktivis hingga Calon Wakil Gubernur Sumut, “Setiap Langkah Berharga”

267
×

Hasan Basri Sagala: Dari Aktivis hingga Calon Wakil Gubernur Sumut, “Setiap Langkah Berharga”

Sebarkan artikel ini

Medan (Sumut), LIVESUMUT.com – Nama Hasan Basri Sagala semakin dikenal setelah diumumkan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, mendampingi Edy Rahmayadi.

Pria asal Kota Pinang, Labuhan Batu Selatan ini berhasil menunjukkan kepiawaiannya dalam debat publik Pilgub Sumut yang berlangsung di Hotel Grand Mercure pada 30 Oktober 2024.

Dengan kepercayaan diri dan kemampuan berbicara yang luar biasa, Hasan Basri Sagala memukau banyak pihak, bahkan dianggap sebagai pendamping yang sangat beruntung bagi Edy Rahmayadi.

Meski usianya hampir mencapai 50 tahun, Hasan tampak muda dan energik di atas panggung debat.

Kemampuan public speaking-nya yang sangat baik membuatnya unggul dibandingkan lawan-lawan debatnya dalam menguasai isu-isu Sumatera Utara.

Pengalaman berorganisasi sejak masa kuliah di Himpunan Mahasiswa Jurusan hingga bergabung dengan organisasi mahasiswa seperti PMII dan HMI, turut mengasah keterampilan komunikasi dan kepemimpinannya.

Baca Juga :  Ratusan Masyarakat Nasionalis Sumatera Utara dan Elemen Taput Deklarasikan Dukungan untuk JTP-DENS

Selain aktif di dunia pergerakan, Hasan Basri Sagala juga memiliki pengalaman panjang dalam berbagai organisasi, termasuk di Nahdlatul Ulama (NU) dan Ansor.

Karier politik dan organisasi membuatnya dipercaya menduduki posisi penting di Banser sebagai Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasat Kornas).

Menurutnya, setiap langkah yang dijalani memberi pelajaran berharga dan membuka jalan menuju posisi yang lebih tinggi.

“Setiap langkah itu berharga,” ujarnya, menekankan pentingnya perjalanan yang penuh pembelajaran dalam mencapai tujuan.

Tidak hanya di dunia organisasi, Bang Hasan juga memiliki karier profesional yang gemilang, termasuk menjadi Sekretaris BPET di Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan tenaga ahli di Kementerian Agama pada era Presiden Joko Widodo.

Baca Juga :  MK Tolak Gugatan Satika - Sarlandy , KPU Tetapkan JTP Menjadi Bupati Tapanuli Utara

Saat ini, ia juga menjabat sebagai Komisaris Independen di sebuah perusahaan asuransi terkemuka.

Hasan Basri Sagala mengungkapkan, keinginannya mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Sumut adalah untuk membangun kampung halamannya dan menjadikan Sumatera Utara sebagai salah satu provinsi terbaik di Indonesia.

Dalam pandangannya, aktif di organisasi adalah cara untuk memperoleh ilmu yang tidak didapatkan di sekolah formal.

“Saya bukan datang dari keluarga yang berkuasa, jadi setiap yang saya jalani akan membawa saya ke atas,” tambahnya.

Sebagai seorang ayah, Hasan juga sangat memperhatikan perkembangan generasi muda, terutama Gen Z.

Menurutnya, penting untuk memahami dunia anak muda agar mereka bisa lebih kreatif dan inovatif.

“Kita memiliki bonus demografi yang luar biasa, jadi kita harus memahami dunia anak-anak muda,” katanya.

Baca Juga :  Siswa SD 091621 Perdagangan Terkesan Dipaksa Pindah, Kepsek Enggan Dikonfirmasi

Menyadari pentingnya peran keluarga, ia mengingatkan orang tua, khususnya ayah, untuk selalu membangun komunikasi yang baik dengan istri dan anak-anak guna menciptakan keluarga yang bahagia dan sehat.

Sosok Hasan Basri Sagala juga dikenal sangat menghargai peran istri. Dalam perjalanan hidupnya, ia selalu didampingi oleh sang istri, Linda Sahfitri Hasibuan, yang telah 17 tahun menemani perjalanan rumah tangganya.

Linda memuji kesabaran dan sikap tenang Hasan dalam menghadapi berbagai tantangan rumah tangga, yang menjadi kunci kebahagiaan dalam keluarga mereka.

Hasan Basri Sagala, seorang pria dengan segudang prestasi dan pengalaman, tetap rendah hati dan bertekad untuk membangun Sumatera Utara menjadi lebih baik, dengan langkah-langkah yang penuh makna.

You cannot copy content of this page