Medan, LIVESUMUT.com – Elon Musk mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai manusia pertama dengan kekayaan yang melampaui USD 400 miliar.
Bloomberg memperkirakan total kekayaan CEO Tesla dan SpaceX ini mencapai USD 439 miliar atau sekitar Rp 7.033 triliun, jauh meninggalkan para miliarder lainnya.
Jeff Bezos, pendiri Amazon, menempati posisi kedua dengan kekayaan sebesar USD 244 miliar.
Sementara itu, Mark Zuckerberg, pendiri Facebook, berada di posisi ketiga dengan kekayaan senilai USD 219 miliar.
Tak hanya memimpin daftar miliarder modern, Musk bahkan disebut melampaui kekayaan Mansa Musa, kaisar Kekaisaran Mali yang hidup pada abad ke-14.
Dikutip dari Quartz, kekayaan Mansa Musa diperkirakan mencapai USD 400 miliar dalam nilai uang modern, yang sebagian besar berasal dari emas dan garam.
Rekor Baru Mengungguli Mansa Musa
Mansa Musa dikenal sebagai penguasa yang memimpin Kekaisaran Mali, kekaisaran terbesar di Afrika Barat dengan wilayah sekitar 1,1 juta km persegi.
Selama masa pemerintahannya, Musa menguasai 24 kota, termasuk Timbuktu, yang menjadi pusat perdagangan dan pembelajaran.
Mali saat itu memegang kendali atas perdagangan emas dan garam, dua komoditas paling berharga di zamannya.
Musa juga terlibat dalam perdagangan gading, rempah-rempah, sutra, dan barang-barang berharga lainnya, menjadikannya salah satu tokoh terkaya dalam sejarah.
Namun, lonjakan nilai kekayaan Musk kini menempatkannya setara, bahkan lebih tinggi dari Mansa Musa.
Pertumbuhan kekayaan Musk dipicu oleh kenaikan valuasi SpaceX menjadi sekitar USD 350 miliar, setelah perusahaan roket tersebut dan para investornya menyepakati pembelian saham internal senilai USD 1,25 miliar.
Kekayaan Berbasis Teknologi dan Inovasi
Kekayaan Musk sebagian besar bersumber dari saham yang dimilikinya di perusahaan-perusahaan yang dia pimpin, termasuk Tesla, di mana ia adalah pemegang saham terbesar dengan kepemilikan sekitar 17%.
Keberhasilannya dalam teknologi kendaraan listrik, eksplorasi luar angkasa, dan inovasi lainnya menjadikan Musk tokoh sentral dalam era teknologi modern.
Rekor ini menegaskan dominasi Musk sebagai tokoh kunci dalam perekonomian global dan pengaruhnya yang melampaui sekadar bisnis, menjadikannya salah satu individu paling berpengaruh dalam sejarah umat manusia.









