Scroll untuk baca artikel
Daerah

Pasar Horas Pematangsiantar Akan Berbenah, Dirut PDPHJ Gelar Rapat Bersama Ormas dan Aliansi Pedagang

607
×

Pasar Horas Pematangsiantar Akan Berbenah, Dirut PDPHJ Gelar Rapat Bersama Ormas dan Aliansi Pedagang

Sebarkan artikel ini

Pematangsiantar, LIVESUMUT.com – Pasar Horas, sebagai ikon Kota Pematangsiantar, akan segera berbenah.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PDPHJ), Bolmen Silalahi, menginisiasi rapat bersama organisasi dan aliansi pedagang guna membahas penataan pedagang kaki lima yang dianggap semakin semrawut.

Rapat ini berlangsung pada Kamis, 13 Maret 2025, pukul 14.00 WIB, bertempat di Ruang Badan Pengawas Pasar Horas Jaya, Gedung Dua Lantai Tiga.

Hadir dalam rapat tersebut perwakilan dari berbagai organisasi dan aliansi, di antaranya:

  • Pemuda Pancasila
  • Persaudaraan Pedagang Pasar Bersatu (P3B)
  • Komunitas Pedagang Pasar Horas (KP2H)
  • Aliansi Pedagang Pasar Tradisional (AP2T).

Dirut PDPHJ: Penataan Kaki Lima Sangat Diperlukan

Bolmen Silalahi membuka rapat dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir.

Baca Juga :  Kerja Bertahun-tahun Tanpa BPJS dan Kontrak, Gaji Tak Lunas, Dandi Tuntut Hak dari PT Daka Megaperkasa

Ia menyoroti kondisi lapak pedagang kaki lima yang semakin maju hingga menghambat akses pengunjung.

“Saya berharap kawan-kawan dapat memberi masukan terkait penataan kaki lima di setiap gedung. Saat ini, sudah terlalu maju lapak-lapak pedagang kaki lima sehingga tidak ada lagi jalan bagi pengunjung,” ujar Bolmen.

Ketua DPP P3B, Noubel Marpaung, menegaskan bahwa kondisi pedagang kaki lima di setiap gedung sudah sangat parah dan memerlukan penataan ulang.

“Semakin hari, pasar ini semakin tidak tertata,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan AP2T yang bermarga Sinaga menyoroti permasalahan sampah yang semakin tidak terkendali di setiap gedung.

Hal ini menjadi perhatian serius bagi pengelola pasar.

Tanggapan Pengelola Pasar dan Masalah Pembangunan Gedung Empat

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Pasar Gedung Satu dan Dua, Henri Malau, serta Kepala Pasar Gedung Tiga dan Empat, Lusi Tambunan.

Baca Juga :  PP Unit Pusat Pasar Sayangkan Aksi KP2H di Pasar Horas, Pedagang: Kami Merugi

Lusi dengan lugas menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan dalam forum tersebut.

Ketua KP2H, Agus Butar Butar, mempertanyakan kepastian pembangunan Gedung Empat Pasar Horas pasca-kebakaran tahun lalu.

“Ini penting bagi pedagang korban kebakaran. Kami butuh kepastian dari Wali Kota Pematangsiantar,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Dirut PDPHJ menjelaskan bahwa ada dua opsi relokasi bagi pedagang terdampak kebakaran, yaitu di Jalan Malanton Siregar atau tetap di Gedung Empat dengan merobohkan bangunan lama dan membangun kios semi permanen.

Namun, opsi kedua membutuhkan waktu sekitar tiga bulan dan harus mendapat persetujuan dari para pedagang.

Baca Juga :  Kemacetan di Depan Suzuya Merdeka Mall Pematangsiantar, DPP KOMPI B Soroti ANDALALIN

Sorotan Pemerhati Pasar Tradisional

Ketua Komunitas Masyarakat Peduli Indonesia (KOMPI) Kota Pematangsiantar, Hendarson Silalahi, menilai bahwa jika pemerintah kota tidak mampu mengatasi permasalahan di Pasar Horas, lebih baik pengelolaannya dikembalikan ke dinas terkait.

“Permasalahan seperti kebersihan dan fasilitas umum yang berubah menjadi lapak jualan harus segera ditertibkan. Selain itu, pedagang di lantai dua setiap gedung juga mengalami kesulitan karena barang dagangan seperti baju dan sepatu sudah banyak dijual di lantai bawah, membuat pengunjung enggan naik,” jelasnya.

Masyarakat Pematangsiantar berharap agar pengelola pasar dan pedagang dapat menjadi mitra yang bekerja sama dalam mewujudkan perbaikan ekonomi kota.

Keberhasilan pembenahan Pasar Horas diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung serta kesejahteraan pedagang.

You cannot copy content of this page