Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Promo Mitsubishi Medan - Hubungi Santo Manalu
Daerah

PD Pasar Horas Jaya Disorot, Kios Biliar di Lantai 3 Diduga Jadi Tempat Perjudian Pelajar

628
×

PD Pasar Horas Jaya Disorot, Kios Biliar di Lantai 3 Diduga Jadi Tempat Perjudian Pelajar

Sebarkan artikel ini

Pematang Siantar, LIVESUMUT.com – Dua kios di Gedung 2 lantai 3 kawasan pasar yang dikelola oleh Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) mendapat sorotan tajam dari masyarakat.

Kios-kios yang sudah lama difungsikan sebagai tempat bermain biliar tersebut kini diduga menjadi ajang perjudian, bahkan melibatkan pelajar sekolah.

Dugaan ini menimbulkan keresahan, terutama di kalangan para orang tua dan pedagang di sekitar area pasar.

Menurut informasi dari warga dan pedagang, tempat tersebut sering dikunjungi pelajar berseragam sekolah yang diduga terlibat dalam aktivitas perjudian.

Hal ini memunculkan kekhawatiran akan dampak negatif yang dapat merusak moral serta mengganggu pendidikan mereka.

 

PD Pasar Horas Jaya Berkomitmen Menindaklanjuti

Direktur Utama PD Pasar Horas Jaya, Bolmen Silalahi, mengakui adanya laporan terkait penggunaan kios untuk kegiatan yang melibatkan pelajar.

Baca Juga :  APJATEL Sumut Bahas Strategi Masa Depan Telekomunikasi dan Pembentukan Pengurus Baru

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan ini dengan langkah-langkah tegas.

“Kami tidak mentolerir aktivitas yang dapat merugikan masyarakat, apalagi yang berdampak buruk bagi generasi muda. Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Bolmen.

Sebagai langkah awal, PD PHJ berencana meningkatkan pengawasan di kawasan pasar serta memastikan kios-kios digunakan sesuai peruntukannya.

Bolmen juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Pematang Siantar dan aparat penegak hukum untuk mencari solusi terbaik.

 

Dinas Pendidikan dan Aparat Diminta Turun Tangan

Bolmen menekankan pentingnya peran Dinas Pendidikan dalam memberikan sosialisasi kepada pelajar mengenai dampak buruk perjudian.

Baca Juga :  Luhut Panjaitan Siap Tinjau KPT Samosir Usai Kunjungan Wapres Gibran

“Kami berharap Dinas Pendidikan dapat memberikan edukasi agar pelajar lebih memahami bahaya perjudian dan dampaknya bagi masa depan mereka,” katanya.

Selain itu, PD PHJ juga akan berkoordinasi dengan Satpol PP dan kepolisian untuk mengawasi area tersebut serta menegakkan aturan yang ada.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku dan mencegah terjadinya aktivitas serupa di masa depan.

 

Harapan Masyarakat untuk Langkah Konkret

Masyarakat Pematang Siantar menyambut baik komitmen PD PHJ, namun berharap tindakan nyata segera dilakukan.

Banyak warga meminta agar tempat biliar tersebut ditutup atau dialihfungsikan untuk kegiatan produktif yang lebih bermanfaat.

Baca Juga :  Paskah Oikumene Kabupaten Toba 2025 Digelar 9 Mei di Sopo Parsaoran, Balige

“Kami butuh tindakan cepat. Jangan sampai anak-anak kita terus terpapar lingkungan yang merusak moral mereka,” ujar seorang orang tua yang tak mau disebutkan namanya.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di area pasar untuk meningkatkan pengawasan.

Dengan langkah ini, aktivitas mencurigakan dapat terdeteksi lebih dini.

 

Penataan Kawasan Pasar untuk Lingkungan Lebih Baik

Ke depannya, PD PHJ diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan dan pengawasan di seluruh area pasar.

Dengan upaya kolaboratif dari PD PHJ, Dinas Pendidikan, dan pihak keamanan, diharapkan kawasan pasar dapat menjadi tempat yang aman, mendukung perekonomian, dan bebas dari kegiatan yang merugikan masyarakat.

Advertisement
Advertisement
ADVERTISEMENT

You cannot copy content of this page