Scroll untuk baca artikel
Daerah

Upacara Hari Lahir Pancasila, Wabup Samosir: “Mari Perangi Hoaks”

371
×

Upacara Hari Lahir Pancasila, Wabup Samosir: “Mari Perangi Hoaks”

Sebarkan artikel ini

Samosir, LIVESUMUT.com – Dalam semangat meneguhkan kembali nilai-nilai luhur bangsa, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kabupaten Samosir yang dilaksanakan di Tanah Lapang Pangururan, Senin (2/6/2025).

Upacara yang berlangsung khidmat ini mengusung tema nasional “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Samosir, Sekretaris Daerah Marudut Tua Sitinjak, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekdakab, Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI/Polri, ASN, serta pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Samosir.

Baca Juga :  Wabup Samosir Hadiri Kunker Ketua DEN dan Delegasi Belanda di TSTH2 Humbahas

Dalam upacara tersebut, pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI Yudian Wahyudi dibacakan oleh Wakil Bupati Samosir.

Pidato tersebut menekankan pentingnya memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai momen strategis untuk mengingat kembali pondasi kebangsaan Indonesia.

“Hari ketika kita tidak hanya mengenang rumusan dasar negara, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” demikian disampaikan dalam pidato tersebut.

Disampaikan pula bahwa Pancasila bukan hanya dokumen historis, tetapi jiwa bangsa dan pedoman hidup yang harus diterapkan dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga :  Upacara Hari Kesadaran Nasional, Pemkab Taput Beri Tali Asih kepada ASN Pensiun

Dengan keberagaman Indonesia yang terdiri dari lebih dari 270 juta penduduk dengan latar belakang yang berbeda, Pancasila menjadi rumah besar yang mempersatukan semuanya.

“Dalam Pancasila, kita belajar bahwa kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu,” tegas Kepala BPIP RI dalam pidatonya.

Dalam konteks Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045, memperkuat ideologi Pancasila bersama demokrasi dan hak asasi manusia menjadi prioritas utama agar kemajuan bangsa tidak kehilangan arah moral dan keadilan sosial.

Hal ini, menurut Yudian, berlaku di semua bidang termasuk pendidikan, pemerintahan, ekonomi, hingga ruang digital.

Baca Juga :  KPK Gelar Bimtek Daring Desa Anti Korupsi di Sumatera Utara

“Mari kita perangi hoaks, ujaran kebencian dan provokasi, dengan literasi digital dan semangat gotong-royong. Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa,” pungkasnya.

Peringatan ini menjadi pengingat bahwa setiap kebijakan, tindakan, dan ucapan haruslah mencerminkan semangat Pancasila.

Pemerintah daerah, masyarakat, dan generasi muda diharapkan terus menjaga dan menghidupi nilai-nilai Pancasila dalam setiap lini kehidupan demi Indonesia yang bukan hanya maju secara teknologi, tetapi juga bermartabat secara moral.

You cannot copy content of this page