Scroll untuk baca artikel
Daerah

444 PPPK Diangkat, Bupati Toba Akan Dongkrak PAD Lewat Opsen PKB dan BBNKB

760
×

444 PPPK Diangkat, Bupati Toba Akan Dongkrak PAD Lewat Opsen PKB dan BBNKB

Sebarkan artikel ini

Toba, LIVESUMUT.com – Pemerintah Kabupaten Toba terus berupaya menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi sektor pajak daerah.

Salah satu strategi konkret yang dijalankan adalah penerapan pungutan tambahan pajak atau opsen dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Langkah ini sejalan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, serta Peraturan Gubernur Sumatera Utara Nomor 14 Tahun 2024 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemungutan Pajak Daerah.

Pemerintah Kabupaten Toba turut menyesuaikan dengan menerbitkan Perda Nomor 1 Tahun 2024 serta menjalin perjanjian kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk sinergi pemungutan pajak dan optimalisasi PAD melalui media sosial (medsos).

Baca Juga :  Bupati Toba Sampaikan RPKUA dan RPPPAS 2025, Belanja Modal Turun Drastis

Sebagai bentuk implementasi, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Toba menggelar Sosialisasi dan Penyuluhan Opsen PKB dan Opsen BBNKB di Convention Hall Museum TB Silalahi Center, Balige pada Selasa (17/6/2025).

Kegiatan ini melibatkan seluruh Camat, Kepala Desa, dan Lurah se-Kabupaten Toba.

Dalam sambutannya, Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, menekankan pentingnya peran aparatur desa dan kecamatan dalam menyukseskan program ini, khususnya terkait sensus kendaraan bermotor.

“Nantinya akan dilakukan sensus terhadap kendaraan bermotor, Bapak-Ibu sekalian adalah ujung tombak pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat. Saya mengajak agar kita semua berkomitmen, bekerja sama dan bersinergi demi suksesnya pelaksanaan sensus kendaraan bermotor ini,” minta Bupati.

Baca Juga :  Pemkab Toba Gelar Ibadah dan Doa Pemberangkatan Purna Bhakti Inspektur Wallen Hutahaean

Ia menegaskan bahwa peningkatan PAD adalah hal krusial untuk mendukung berbagai program pembangunan dan belanja daerah, apalagi baru-baru ini Pemkab Toba telah mengangkat ratusan PPPK.

“Jadi kalau PAD kita kecil, ini akan sangat mempengaruhi keuangan kita, terlebih kemarin kita sudah serahkan SK PPPK,” lanjut Bupati.

Sebagai bentuk teladan, Bupati Effendi juga mengajak seluruh aparat pemerintahan untuk aktif mendukung program sensus dan penyesuaian pajak kendaraan bermotor, dengan memberi contoh dari pengalaman pribadi.

“Saya masih punya kendaraan dengan plat BK, jadi nanti ini akan saya alihkan jadi BB agar pajaknya ke kita. Nah, saya ajak kita semua juga harus begitu,” ujarnya menegaskan.

Baca Juga :  MTQ dan FSQ Ke-IX Aek Kuo Resmi Dibuka: Bupati Labura Ajak Peserta Lantunkan Ayat Suci dengan Ikhlas

Dengan sinergi antarpemerintah dan masyarakat, Pemkab Toba berharap pengelolaan PKB dan BBNKB melalui opsen ini akan menjadi sumber PAD yang kuat dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah.

You cannot copy content of this page