Scroll untuk baca artikel
DaerahNasional

Berikut Paparan Prof Sri Fatmawati Terkait “Outline” TSTH2 Humbahas

685
×

Berikut Paparan Prof Sri Fatmawati Terkait “Outline” TSTH2 Humbahas

Sebarkan artikel ini

Doloksanggul, LIVESUMUT.com | Direktur TSTH2 (Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura), Prof Sri Fatmawati, memaparkan “Outline” TSTH2 di hadapan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati, di lokasi TSTH2 Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Jumat (11/7/2025).

Outline yang dipresentasikan Prof Sri Fatmawati berisi visi-misi, fasilitas, strategi riset dan hilirisasi, komoditas riset, serta program-program unggulan TSTH2.

Kehadiran rombongan Ketua DEN disambut hangat oleh jajaran pimpinan daerah, antara lain Wakil Gubernur Sumut H Surya, Bupati Humbahas Dr Oloan P Nababan, Wakil Bupati Humbahas Junita Rebeka Marbun, Danrem Kolonel Inf Jansen P. Nainggolan, Wakil Bupati Taput Dr Deni Lumbantoruan, Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus, Wakapolres Humbahas Kompol Muslim Amin, serta unsur forkopimda lainnya.

Baca Juga :  Drainase Gang Arihta Segera Direhab, Polsek Siantar Selatan Hadiri Sosialisasi Warga

Dalam paparannya, Prof Sri Fatmawati menegaskan bahwa TSTH2 memiliki visi besar untuk menjadi pusat riset herbal dan hortikultura terdepan di Indonesia, yang menghasilkan inovasi dan teknologi bermanfaat bagi masyarakat.

“TSTH2 memiliki visi menjadi pusat riset herbal hortikultura terdepan di Indonesia yang menghasilkan inovasi dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Prof Sri Fatmawati.

Prof Sri Fatmawati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dengan sektor swasta untuk mencapai tujuan besar TSTH2, termasuk dalam upaya ketahanan pangan nasional.

Baca Juga :  PN Balige Gandeng Dinas Kominfo Toba, Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

“Kehadiran TSTH2 ini punya potensi yang sangat besar yang bisa diberdayakan dan dimanfaatkan. TSTH2 nantinya bisa menghasilkan bibit unggul pertanian dalam upaya ketahanan pangan di Indonesia,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan visi TSTH2 untuk menjadi pusat riset herbal dan hortikultura berdaya saing global, berkelanjutan, dan berdampak sosial.

Misi TSTH2 di antaranya: mengembangkan benih herbal dan hortikultura yang memenuhi standar internasional dan ramah lingkungan; membangun fasilitas riset terintegrasi untuk pengembangan teknologi pascapanen herbal berkelanjutan; memperkuat kolaborasi antara lembaga riset, universitas, pemerintah, dan industri; serta menghasilkan inovasi yang berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat dan lingkungan.

Baca Juga :  Terbengkalai dan Tak Terawat, Benny Gusman Sinaga Instruksikan Pembenahan Gedung Wisma Karya Serbelawan

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan sektor herbal, hortikultura, dan pertanian berkelanjutan yang berorientasi pada inovasi dan kesejahteraan masyarakat.

You cannot copy content of this page