Scroll untuk baca artikel
Daerah

Wabup Samosir Hadiri Kunker Ketua DEN dan Delegasi Belanda di TSTH2 Humbahas

317
×

Wabup Samosir Hadiri Kunker Ketua DEN dan Delegasi Belanda di TSTH2 Humbahas

Sebarkan artikel ini

Samosir, LIVESUMUT.com – Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, SE, MM, turut menghadiri kunjungan kerja penting Ketua Dewan Energi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Delegasi Pemerintah dan Kedutaan Besar Belanda di Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2), Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Rabu (18/6/2025).

Wabup Ariston hadir didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Samosir Dr. Tumiur Gultom, SP, MP, serta Kabid IKP Dinas Kominfo Togarma Naibaho.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Misi Ekonomi dan Perdagangan Belanda di kawasan Danau Toba yang bertujuan mempererat kerja sama bilateral, khususnya di sektor pertanian, perdagangan, dan pengembangan kawasan strategis.

Hadir sejumlah tokoh penting nasional dan internasional, termasuk Wamenko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, dua wakil menteri dari Belanda (Michiel Sweers dan Guido Landheer), Wagub Sumut H. Surya, B.Sc, serta pejabat dari berbagai kementerian, kepala daerah se-Sumatera Utara, dan unsur perguruan tinggi maupun dunia usaha.

Baca Juga :  Forkopimda di Simalungun Mediasi Konflik Lahan 26 Tahun Masyarakat Sihaporas dengan PT TPL

Dalam sambutannya, Direktur TSTH2, Prof. Sri Fatmawati, memaparkan bahwa kawasan ini difokuskan pada pengembangan riset dan pembibitan tanaman seperti bunga telang, kemenyan, ubi ungu, bawang putih, kentang, dan kunyit.

“Kami juga mencoba mengolahnya menjadi produk turunan seperti keripik, serbuk, kosmetik, dan bioetanol,” katanya.

Michiel Sweers, Vice Minister for Foreign Economic Relations of the Ministry of Foreign Affairs of the Netherlands, menyatakan kekagumannya terhadap konsep riset dan pengembangan tanaman hortikultura di TSTH2.

“Riset seperti ini merupakan langkah luar biasa dalam pengembangan tanaman hortikultura, yang kemudian diimplementasikan dalam program food estate,” ujarnya.

Baca Juga :  Tegakkan Disiplin, Kajati Sumut Pimpin Pekan Tertib Disiplin 2025 untuk Tingkatkan Kinerja Kejaksaan

Ia juga menyebut potensi tanaman unggulan Belanda yang bisa ditanam di Indonesia.

Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian nasional.

“Spirit itu juga melandasi kehadiran Pusat Sains dan Teknologi Herbal serta Hortikultura (TSTH) di Humbang Hasundutan. Kami membangun ekosistem berbasis komunitas untuk riset benih, rumah kaca, dan pelatihan petani,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa sejumlah inisiatif strategis sedang digarap, seperti pusat pembibitan bawang putih, restorasi hutan kemenyan, penguatan pertanian kopi Arabika, serta pengembangan kakao dan minyak atsiri.

Semua langkah ini disebut sejalan dengan agenda hilirisasi dan visi swasembada pangan nasional.

Dengan kekuatan Belanda di bidang teknologi rumah kaca dan pertanian presisi, Luhut optimis terhadap potensi kerja sama yang saling menguntungkan.

Baca Juga :  Jambore Cabang dan Kemah Budaya Pramuka Samosir 2025 Resmi Ditutup

“Saya juga berharap terbuka pula kesempatan bagi para pelajar dan peneliti muda Indonesia untuk mendalami ilmu pertanian di perguruan tinggi ternama seperti Wageningen University, Belanda,” tambahnya.

Lebih lanjut, Luhut menegaskan bahwa Indonesia sedang bergerak cepat memperkuat sektor pertanian, sebagai bagian dari agenda besar hilirisasi dan ketahanan pangan.

“Negara ini bergerak cepat. Kami tidak hanya basa-basi, tapi bekerja dengan tepat,” ujarnya tegas.

Di akhir acara, Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan delegasi Belanda dan kepemimpinan Luhut Binsar Pandjaitan.

“Semoga dengan kehadiran DEN dan delegasi dari Belanda ini, menjadikan Kawasan Danau Toba menjadi penyumbang swasembada pangan Nasional nantinya,” pungkas Ariston.

You cannot copy content of this page