Aekraja, LIVESUMUT.com | Warga Desa Aekraja, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, mengungkapkan rasa kecewa mendalam terhadap proses pemasangan listrik yang terhenti tanpa kepastian.
Mereka menilai pihak PLN tidak mengambil tanggung jawab penuh atas pemasangan listrik di rumah mereka, meski kabel dan tiang listrik telah terpasang sejak dua bulan lalu.
Menurut keterangan salah satu warga, T.M, pemasangan listrik sempat dilakukan dengan memanfaatkan tiang kayu yang sudah mereka sediakan sendiri.
Namun, tiang tersebut justru dicabut atas perintah Kepala Desa Aekraja, Ronal Manalu, saat Bupati Tapanuli Utara melintas menuju kantor kecamatan.
“Kami disuruh menyediakan tiang listrik dan membeli kabel listrik, dan itu kami sudah sediakan. Sempat dipasangkan salah satu tiang listrik yang terbuat dari kayu, tetapi saat kehadiran Bapak Bupati Tapanuli Utara menuju kantor Kecamatan, tiang itu dicabut oleh perintah Kepala Desa Aekraja Ronal Manalu,” ujar T.M, Jumat (08/08/2025).
T.M juga menambahkan bahwa permasalahan ini bukan kali pertama mereka alami.
“Sebelum pemasangan listrik yang baru-baru ini, kami juga pernah meminta kepada salah seorang karyawan PLN untuk memasukkan listrik ke rumah kami dan meminta sejumlah uang. Tetapi tak kunjung ada listrik yang kami minta, dan uang itu pun kami minta untuk dikembalikan karena sudah cukup lama tidak ada pemasangan listrik tersebut. Masa kami di daerah lintas kecamatan tidak masuk listrik, tidak masuk akal,” tambahnya.
Ketika dikonfirmasi, pihak PLN Parmonangan menyatakan bahwa kendala pemasangan listrik terkait penyediaan tiang yang menjadi kewenangan PLN.
“Untuk lebih jelasnya, Lae hubungi PLN bagian Tarutung, karena wilayah itu masih unit Tarutung. Kami hanya unit Parmonangan batas Simubbal,” ujar petugas pelayanan PLN Parmonangan melalui telepon WhatsApp, Jumat (08/08/2025).
Sementara itu, pihak PLN Tarutung menjelaskan bahwa pemasangan listrik memerlukan pengajuan resmi dari calon pelanggan.
“Apakah sudah ada membuat permohonan kepada pihak PLN, Pak? Jika belum memberikan permohonan, tolong warga atau pelanggan yang ingin mengajukan masuk listrik supaya datang ke kantor PLN untuk pemasangan listrik di rumah mereka, untuk membawa KTP pelanggan,” ujar petugas pelayanan PLN Tarutung melalui telepon WhatsApp, Jumat (08/08/2025).
Media mencoba menelusuri lebih jauh dengan mendatangi Kantor PLN Unit Tarutung, Rabu (13/08/2025).
Di sana, seorang petugas pelayanan menyatakan akan mengonfirmasi hal tersebut kepada karyawan yang menangani pemasangan listrik di rumah warga Desa Aekraja.
Warga berharap agar PLN segera bertanggung jawab dan menuntaskan pemasangan listrik di desa mereka.
“Kami butuh listrik untuk anak-anak belajar, untuk usaha juga, dan kami tidak mau hanya mengandalkan sambungan listrik dari tetangga. Jangan dibiarkan seperti ini,” tegas B.S, Rabu (13/08/2025).











