Scroll untuk baca artikel
Daerah

Layanan Disdukcapil Simalungun Dikeluhkan Warga, Kadis Diduga Berbohong Bikin DPRD Geram

650
×

Layanan Disdukcapil Simalungun Dikeluhkan Warga, Kadis Diduga Berbohong Bikin DPRD Geram

Sebarkan artikel ini

Simalungun, LIVESUMUT.com | Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Simalungun menuai sorotan publik.

Pasalnya, sejumlah warga mengeluhkan prosedur pengurusan dokumen kependudukan yang dinilai berbelit-belit dan terkesan mempersulit, khususnya untuk penambahan anak ke Kartu Keluarga (KK), pembuatan akta kelahiran, serta perubahan alamat di KK dan KTP.

Keluhan ini mencuat pada Jumat (22/08/2025).

Salah satu warga Kecamatan Bandar, berinisial Y dan D, mengungkapkan rasa kecewanya setelah mencoba mengurus dokumen melalui layanan Chat Only Disdukcapil Simalungun di nomor WhatsApp 081957079936.

Alih-alih mendapat kemudahan, mereka justru mengaku dipersulit dengan aturan tambahan yang tidak sesuai ekspektasi.

“Kami udah coba bang pengajuan penambahan anak kami ke KK dan akte lahir melalui chat only Disdukcapil, tetapi hasilnya mengecewakan dikarenakan kami harus datang ke Disdukcapil Simalungun,” ungkap Y kepada awak media.

Baca Juga :  Pasca Banjir Serbelawan, Pemkab Simalungun Gelar “Operasi Serbu Lumpur” Bersama Warga dan Forkopimca

Warga tersebut mengaku sudah menunggu selama dua hari agar berkas diproses, namun tak kunjung ada kejelasan.

Hingga akhirnya, mereka mendapat pesan dari admin layanan agar datang langsung ke kantor Disdukcapil.

“Karena kurang lebih dua hari kami menunggu berkas kami yang tak kunjung diproses, dini hari Jumat (22/08/2025) saya mendapat chatingan pesan dari admin Chat Only bahwa kami disarankan datang ke Disdukcapil Simalungun bang,” tambah Y dengan nada kesal.

Upaya media membantu warga ini dengan membawa surat kuasa untuk pengurusan pun tidak membuahkan hasil.

Bahkan, ketika persoalan ini dikonfirmasi kepada Kepala Disdukcapil Simalungun, Tiarlie Sinaga, respons yang diterima justru mengecewakan.

Baca Juga :  Kapolsek Siantar Martoba Hadiri dan Pimpin Pengamanan Fe Art Fast VI Fun Run 2025 di USI

Lamhot Samosir, anggota DPRD Simalungun Dapil IV, mengaku sudah mencoba menghubungi Kadisdukcapil tersebut untuk meminta klarifikasi.

Namun, teleponnya tak diangkat dengan alasan sedang mengikuti rapat via Zoom.

“Sabar ya, lagi rapat kadis bro,” ujar Lamhot.

Namun, informasi yang dihimpun media di lapangan menyebutkan bahwa alasan tersebut tidak sesuai fakta.

Saat itu, Kadis justru tampak berada di ruangannya menerima tamu, termasuk seorang berseragam polisi memakai jaket dan masyarakat yang mengurus dokumen.

“Mana ada dia rapat Lang, orang aja keluar masuk keruangannya termasuk polisi, masyarakat yang mengurus berkas,” terang salah satu sumber.

Menanggapi situasi ini, Lamhot Samosir menyatakan kekecewaannya terhadap sikap Kadisdukcapil yang dinilai mengabaikan pelayanan publik.

Baca Juga :  Respons Cepat Pemkab Simalungun Atasi Jalan Raya–Raya Kahean Putus Total

“Bah seperti itu nya Lae rupanya, gas lah Lae biar nanti disampaikan kepada kawan DPRD Simalungun lainnya untuk tanggapi permasalahan masyarakat yang terkesan dipersulit mereka,” tegas Lamhot.

Pada sore hari sekitar pukul 15.30 WIB, awak media kembali mencoba menghubungi Kepala Disdukcapil melalui telepon dan pesan WhatsApp.

Namun, upaya tersebut juga diabaikan. Hingga berita ini diturunkan, Kepala Disdukcapil Simalungun belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat ini.

Publik kini mendesak Bupati Simalungun dan DPRD setempat untuk segera memanggil dan menindak tegas Kadisdukcapil agar pelayanan administrasi kependudukan lebih transparan, mudah, dan sesuai prosedur.

You cannot copy content of this page