Humbahas, LIVESUMUT.com — Upaya penanganan bencana alam di Kabupaten Humbang Hasundutan memasuki fase krusial. Tak hanya Kecamatan Pakkat yang terdampak, rangkaian peninjauan di lapangan mengungkapkan bahwa Kecamatan Tarabintang juga mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang dan longsor. Menyikapi hal tersebut, Wakil Bupati Humbahas, Junita Rebekka Marbun, bersama Kapolres Humbahas AKBP Arthur Sameaputty, bergerak cepat meninjau kondisi warga di titik-titik yang terdampak paling berat.
Desa Sihombu menjadi wilayah yang mengalami hantaman terburuk. Curah hujan ekstrem membuat sungai meluap hingga berubah menjadi banjir bandang, menggerus pemukiman warga.
Data resmi mencatat:
- 12 rumah hanyut,
- 25 rumah rusak berat dan sedang,
- 86 rumah terdampak langsung,
Sehingga total lebih dari 100 unit rumah mengalami kerusakan.
Kerugian tersebut menggambarkan betapa dahsyatnya bencana yang datang secara tiba-tiba.
Selain Sihombu, Desa Tarabintang dan Desa Sibongkare turut merasakan dampak yang tidak kalah berat. Pemerintah daerah kini telah memasukkan kedua desa tersebut ke dalam zona prioritas penanganan. Petugas gabungan dikerahkan untuk melakukan pendataan lanjutan dan memastikan keamanan warga di area rawan longsor.
Gerak Cepat Pemerintah dan Polres Humbahas
Wakil Bupati dan Kapolres Humbahas menyusuri langsung jalur-jalur yang tertutup longsor serta rumah-rumah yang mengalami kerusakan berat. Kehadiran keduanya menjadi bukti bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Bantuan logistik mulai disalurkan, termasuk kebutuhan pangan serta perlengkapan darurat untuk warga yang tengah mengungsi.
Tim medis Polres Humbahas turut memperkuat penanganan di lapangan. Pelayanan kesehatan dilakukan secara mobile, meliputi: penanganan luka ringan, pemeriksaan kesehatan lansia, konsultasi dan tindakan medis darurat.
Langkah ini penting mengingat situasi cuaca yang masih tidak menentu dan potensi risiko kesehatan yang bisa meningkat sewaktu-waktu.
Wakil Bupati Junita Rebekka Marbun menegaskan bahwa pemerintah terus bekerja maksimal dalam memastikan keselamatan dan kebutuhan warga.
“Kehadiran kami di sini adalah komitmen untuk memastikan proses penanganan berjalan cepat dan tepat. Semoga warga diberikan kekuatan, dan para korban yang belum ditemukan dapat segera diketemukan,” ujarnya.
Dengan koordinasi yang semakin diperkuat, pemerintah berharap seluruh proses penanganan berlangsung lebih efektif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di titik terdampak.













