Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Promo Mitsubishi Medan - Hubungi Santo Manalu
Daerah

Pekan QRIS Nasional 2025 Dimulai di Tarutung, 400 UMKM Terima Barcode

519
×

Pekan QRIS Nasional 2025 Dimulai di Tarutung, 400 UMKM Terima Barcode

Sebarkan artikel ini

Tapanuli Utara, LIVESUMUT.com | Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mengajak seluruh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) demi kemudahan dan keamanan transaksi.

Ajakan ini disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, dalam acara Kick Off The Journey of Pekan QRIS Nasional 2025 yang digelar Bank Indonesia Cabang Sibolga di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung, Senin (11/8/2025).

Acara tersebut turut dihadiri Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Suwarha W. Wirapermana beserta rombongan, Pj. Sekretaris Daerah Taput David Sipahutar, sejumlah pimpinan OPD, perwakilan perbankan, pengurus Dekranasda, serta para pelaku UMKM dari berbagai sektor.

Baca Juga :  Bobby Sihite, Wasekjen DPD IPK Simalungun Ajak Milenial Simalungun Dukung Pemimpin Yang Peduli Masyarakat

Sebagai tanda dimulainya rangkaian Pekan QRIS Nasional 2025, Wakil Bupati melakukan uji coba pembayaran menggunakan QRIS.

Ia juga menyerahkan secara simbolis barcode QRIS kepada OPD pemungut pajak dan retribusi daerah, serta kepada 400 pelaku UMKM binaan Bank Mandiri.

Kegiatan dilanjutkan dengan pertukaran cenderamata bersama Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa penggunaan QRIS memberikan banyak manfaat bagi pelaku usaha.

“Uang langsung masuk otomatis ke rekening, tidak susah menghitung, tidak takut hilang atau salah memberikan kembalian. QRIS adalah Quick Response Code Indonesian Standard ini merupakan satu hal yang harus kita banggakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Apa Rencana Besar Bupati Oloan untuk Humbahas 2025-2030? Ini Pidato Lengkapnya di Rapat DPRD!

Ia juga mengajak pelaku usaha dari berbagai sektor untuk mulai memanfaatkan teknologi ini.

“Kita maksimalkan penggunaan QRIS di Taput. Memang ada UMKM yang sangat mikro biasanya oppung-opppung yang penjualanya hanya 50 ribu atau 100 ribu di pajak, belum semua bisa menggunakan QRIS, tetapi itu tidak masalah. Transformasi juga harus bertahap. Harapan kita bukan hanya memahami tapi kita harus juga mempraktekkan di tempat usaha kita masing-masing. Mari kita jadikan teknologi sebagai sahabat bukan hambatan,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan juga diwarnai pelepasan Camper Van yang akan berkeliling tujuh daerah yaitu Tapanuli Utara, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Mandailing Natal, Kota Padang Sidempuan, Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga untuk mengedukasi masyarakat tentang QRIS sekaligus mempromosikan Pekan QRIS Nasional 2025.

Baca Juga :  Pemkab Taput Terima Mobil Pelayanan Pendapatan Daerah dari SOL

Wakil Bupati turut meninjau stand pembayaran pajak oleh Badan Pendapatan Daerah Taput.

Sebagai bentuk apresiasi, ia memberikan bingkisan minyak goreng kepada masyarakat yang membayar pajak melalui QRIS di lokasi acara.

Pemkab Taput berharap langkah ini mampu meningkatkan partisipasi warga dalam membayar pajak secara digital sekaligus mendorong percepatan transaksi nontunai di daerah.

Advertisement
Advertisement
ADVERTISEMENT

You cannot copy content of this page