MEDAN, LIVESUMUT.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara resmi memulai pelaksanaan Seleksi Kompetensi Manajerial dan Kompetensi Sosial Kultural dalam rangka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama secara terbuka dan kompetitif. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Maret 2026.
Seleksi tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si., yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Seleksi (Pansel). Kegiatan dilaksanakan di UPTD Pusat Asesmen Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumatera Utara, Jalan Sisingamangaraja No. 198, Medan, Kamis (26/03).
Dalam arahannya, Henry Sitompul menegaskan bahwa proses seleksi ini merupakan langkah strategis dalam memastikan pengisian jabatan dilakukan secara objektif dan berbasis sistem merit.
“Seleksi ini bertujuan untuk menjaring figur pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki ketangguhan manajerial serta kematangan sosial kultural yang tinggi. Kita ingin mereka yang terpilih nantinya adalah pribadi yang mampu mengakselerasi pembangunan di Tapanuli Utara,” ujar Henry.
Pelaksanaan asesmen ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dengan BKD Provinsi Sumatera Utara. Sejumlah pejabat turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Aparatur BKD Provinsi Sumatera Utara, Kepala UPTD, serta tim asesor yang akan melakukan penilaian secara profesional dan independen.
Dalam proses seleksi ini, para peserta diuji untuk menunjukkan kapasitas terbaiknya, terutama dalam aspek kepemimpinan, kemampuan pemecahan masalah, serta adaptasi terhadap dinamika sosial dan budaya masyarakat.
Aspek-aspek tersebut dinilai menjadi faktor kunci dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
Melalui seleksi terbuka ini, pemerintah daerah berharap dapat melahirkan pejabat pimpinan tinggi yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen kuat dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.













