Medan, LIVESUMUT.com – Pimpinan Wilayah (PW) Media Independen Online Indonesia (MIO) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) angkat bicara terkait upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Organisasi tersebut menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi harus dilakukan secara profesional, transparan, objektif, dan tanpa pandang bulu.
Sikap tersebut disampaikan jajaran PW MIO Indonesia Sumut sebagai bentuk dukungan terhadap komitmen Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, dalam memperkuat agenda pemberantasan korupsi serta mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan. Pernyataan itu disampaikan di Polrestabes Medan, Rabu (15/7/2026).
Ketua PW MIO Indonesia Sumut, Fajar Trihatya, SE, mengatakan komitmen pemberantasan korupsi harus diwujudkan melalui penegakan hukum yang konsisten tanpa membedakan latar belakang, jabatan, maupun kedudukan seseorang di hadapan hukum.
Menurut Fajar, berbagai penanganan perkara korupsi yang tengah berlangsung, termasuk kasus-kasus yang menjadi perhatian publik, menunjukkan pentingnya supremasi hukum yang dijalankan secara objektif berdasarkan alat bukti dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kami segenap jajaran PW MIO Indonesia Sumut memberikan dukungan penuh kepada Presiden Republik Indonesia dan Gubernur Sumatera Utara dalam memperkuat agenda pemberantasan korupsi. Penegakan hukum harus berjalan secara profesional, transparan, objektif, serta menjunjung tinggi prinsip keadilan dan asas praduga tak bersalah,” tegas Fajar.
Fajar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparat penegak hukum, mulai dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Polrestabes Medan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga seluruh institusi terkait yang terus bekerja mengungkap berbagai dugaan tindak pidana korupsi sesuai kewenangannya.
Menurutnya, korupsi merupakan kejahatan yang berdampak luas terhadap pembangunan nasional karena tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat pelayanan publik serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
Oleh karena itu, PW MIO Indonesia Sumut berharap semangat pemberantasan korupsi terus dilakukan secara berkesinambungan, profesional, dan tanpa diskriminasi. Setiap pihak yang terbukti bersalah melalui putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku.
Sementara itu, Humas PW MIO Indonesia Sumut, Bung Joe Sidjabat, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya di Sumatera Utara, untuk bersama-sama membangun budaya antikorupsi melalui penguatan integritas, pengawasan publik, serta partisipasi aktif dalam mengawal jalannya pemerintahan.
Menurut Joe, media memiliki peran strategis sebagai mitra demokrasi dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan negara.
“PW MIO Indonesia Sumut siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Pemberantasan korupsi bukan semata menjadi tugas aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa,” ujar Joe kepada awak media.
PW MIO Indonesia Sumut berharap sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, media, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh komponen bangsa terus diperkuat guna mewujudkan Indonesia yang bersih dari praktik korupsi, menjunjung supremasi hukum, serta menghadirkan pemerintahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.













