Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Advertisement Mitsubishi Dipo Medan - Santo Manalu
Advertisement
Advertisement
Daerah

Margala dan Futsal Meriahkan Hari Jadi Ke-81 Taput, Pelajar Didorong Junjung Sportivitas

119
×

Margala dan Futsal Meriahkan Hari Jadi Ke-81 Taput, Pelajar Didorong Junjung Sportivitas

Sebarkan artikel ini
Ket.Foto : Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Lumban Toruan Mengikuti Pertandingan Margala Di Kawasan Salib Kasih Siatas Barita, Rabu ( 29/09/2026).

Taput, LIVESUMUT.com — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui olahraga, pendidikan karakter hingga pelestarian budaya lokal. Salah satunya diwujudkan melalui Turnamen Margala dan Futsal tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Tapanuli Utara tersebut resmi dibuka Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., di kawasan Menara Pandang Salib Kasih, Kecamatan Siatas Barita, Selasa (29/9/2026).

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Utara Freddy Advent Panjaitan, S.Sos., MM., serta Camat Siatas Barita Renhard Manullang.

Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan di bidang olahraga, tetapi juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk belajar mengenai kerja sama, kedisiplinan, ketangkasan dan sportivitas. Di sisi lain, pertandingan Margala menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda.

Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Utara Freddy Advent Panjaitan dalam laporannya menjelaskan, para peserta yang tampil di babak final merupakan tim hasil seleksi dari empat wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara.

Baca Juga :  Wabup Taput Dorong Pemerataan Pendidikan, Siapkan Inovasi “Tukar Mimbar” Antar Guru

Pada babak final, masing-masing kategori diikuti delapan tim SD dan delapan tim SMP. Adapun cabang yang dipertandingkan terdiri dari Margala SD, Margala SMP, Futsal SD dan Futsal SMP.

Pertandingan Margala serta Futsal tingkat SD digelar pada Selasa (29/9), sementara pertandingan Futsal tingkat SMP dilaksanakan pada Rabu (30/9). Seluruh rangkaian pertandingan dipusatkan di kawasan Salib Kasih, Siatas Barita.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan dalam mengikuti turnamen.

Menurutnya, pengalaman mengikuti pertandingan merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter peserta didik.

“Jadikan kegiatan ini sebagai memori bagi kalian. Tunjukkan sportivitas dan kebersamaan. Kami berharap kegiatan ini semakin menambah semangat belajar dan meningkatkan skill kalian, karena masa depan Tapanuli Utara adalah kalian semua,” kata Deni.

Ia juga meminta seluruh peserta menjunjung tinggi sikap saling menghormati, baik kepada lawan, wasit, guru pendamping maupun panitia. Sikap tersebut dinilai menjadi bagian penting dari nilai sportivitas yang ingin ditanamkan melalui kegiatan olahraga.

Baca Juga :  Yayasan Pelita Kita Bersama Sulutkan Semangat Bakti di HUT RI ke-81

Khusus untuk Margala, Deni menekankan pentingnya menjaga keberadaan permainan tradisional tersebut agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman.

“Margala bukan sekadar permainan. Di dalamnya ada nilai kebersamaan, ketangkasan dan budaya yang perlu terus dikenalkan kepada anak-anak kita,” ujarnya.

Semangat kebersamaan semakin terasa setelah pembukaan turnamen. Wakil Bupati bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara turut mengikuti pertandingan Margala persahabatan menghadapi para guru.

Pertandingan berlangsung meriah dan penuh keakraban. Momen tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa olahraga dan permainan tradisional dapat menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah, guru dan peserta didik.

Tidak hanya berbicara mengenai olahraga dan budaya, Wakil Bupati juga mengajak para pelajar untuk memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan melalui program SAITAPAIAS (Siswa-siswi Tapanuli Utara Peduli Kebersihan Sekolah dan Lingkungan).

Para siswa didorong membangun kebiasaan menjaga kebersihan sekolah maupun lingkungan sekitar serta tidak membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik.

Baca Juga :  Kapolres Taput Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 39 Personel dan 1 PNS Polri

Selain itu, Deni mengingatkan pentingnya penerapan Tapamajuma sebagai bagian dari upaya membangun kebiasaan positif peserta didik, termasuk dalam meningkatkan kemampuan literasi, numerasi dan keterampilan sosial di lingkungan sekolah.

Melalui turnamen tersebut, Pemkab Tapanuli Utara berharap kegiatan olahraga tidak berhenti pada pencapaian prestasi semata. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari proses membentuk generasi muda yang sehat, tangguh, disiplin, sportif, berkarakter, peduli lingkungan serta memiliki kecintaan terhadap budaya daerah.

Turnamen Futsal mengusung tema “Junjung Tinggi Sportivitas, Wujudkan Generasi Muda Tapanuli Utara yang Tangguh dan Berprestasi.”

Sementara itu, semangat pertandingan Margala diwujudkan melalui pesan “Melestarikan Budaya, Menjalin Kebersamaan, Mewujudkan Generasi Tapanuli Utara yang Sehat dan Sportif.”

Dari lapangan olahraga hingga permainan tradisional, semangat yang dibangun Pemkab Taput menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian terhadap lingkungan dan tetap berakar pada budaya daerah.

Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page