Scroll untuk baca artikel
Daerah

Pemko Pematangsiantar Pastikan Perataan Gedung IV Pasar Horas Rampung November 2025

454
×

Pemko Pematangsiantar Pastikan Perataan Gedung IV Pasar Horas Rampung November 2025

Sebarkan artikel ini

Pematangsiantar, LIVESUMUT.com | Pemerintah Kota Pematangsiantar kembali menggelar rapat penting bersama pedagang terkait tindak lanjut penanganan kebakaran Gedung IV Pasar Horas.

Pertemuan ini berlangsung di Ruang Data Sekretariat Daerah, Kamis (11/9/2025), dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar, Junaedi Sitanggang.

Rapat dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari Direktur Utama PD-PHJ Bolmen Silalahi beserta jajaran, Camat Siantar Barat, perwakilan PUTR, Dishub, Satpol PP, hingga sejumlah OPD terkait.

Hadir pada kegiatan ini organisasi masyarakat dan aliansi pedagang, seperti Pemuda Pancasila Unit Pusat Pasar (PP), P3B (Persaudaraan Pedagang Pasar Bersatu), AP2T (Aliansi Pedagang Pasar Tradisional), dan KP2H (Komunitas Pedagang Pasar Horas)

Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa hasil kajian teknis menyatakan Gedung IV Pasar Horas sudah tidak layak digunakan.

Baca Juga :  Tuntutan Netralitas: Polres Pelabuhan Belawan Diminta Tangkap Dalang Bentrokan OKP

Karena itu, pemerintah akan segera melakukan perataan gedung, dengan target selesai pada akhir November 2025.

“Jika sesuai jadwal, pada Desember para pedagang sudah bisa kembali menempati lokasi. Harapan kita, menjelang Natal dan Tahun Baru, aktivitas perdagangan berjalan normal dan arus lalu lintas kembali lancar,” ujar Junaedi.

Namun, jalannya rapat sempat memanas.

Aliansi pedagang KP2H melakukan aksi walkout karena belum puas dengan jawaban Sekda terkait dana Rp77 miliar yang disebut-sebut akan digunakan untuk pembangunan pasar, serta janji Gubernur yang menyatakan pembangunan Gedung Pasar Horas dimulai tahun ini.

Meski demikian, sejumlah pihak menegaskan dukungan terhadap langkah pemerintah.

Baca Juga :  Dialog Dr Henry Sinaga dan Sekda: Pemko Siantar Siap Cabut Kenaikan NJOP 1.000 Persen

Ketua Pemuda Pancasila Unit Pusat Pasar, Larsen Simatupang, menyebut Pasar Horas adalah jantung ekonomi Kota Siantar.

“Kami percaya pemerintah akan menghadirkan solusi terbaik. Pasar ini bukan hanya milik pedagang, tapi juga menyangkut perputaran ekonomi masyarakat luas,” tegasnya.

Larsen juga membantah isu bahwa aliansi pedagang ikut menentukan kebijakan lapak pasca kebakaran.

Ia justru mengusulkan agar dalam rapat-rapat berikutnya, pemerintah menghadirkan langsung perwakilan pedagang untuk menyampaikan aspirasi.

Ketua P3B (Persaudaraan Pedagang Pasar Bersatu), Nobel Marpaung, menyoroti pedagang pasar pagi di Jalan Imam Bonjol.

Aktivitas pedagang di sana dinilai mengurangi omzet pedagang dalam pasar.

“Kami minta pemerintah tegas membatasi jam operasional pedagang pasar pagi hanya sampai pukul 07.30 WIB. Setelah itu, aktivitas harus ditutup agar tidak merugikan pedagang di dalam,” ucap Nobel.

Baca Juga :  Haratua Sihombing Jawab Tuduhan Terkait Bangunan di Siborongborong: “Semua Izin Resmi dan Prosedur Sudah Dipenuhi!”

Menanggapi hal itu, Dirut PD-PHJ Bolmen Silalahi berjanji akan segera berkoordinasi dengan Satpol PP.

Pihaknya bakal membuat imbauan tertulis terkait pembatasan jam operasional pedagang pasar pagi.

Menutup rapat, Sekda Junaedi kembali menegaskan bahwa perataan Gedung IV Pasar Horas adalah keputusan final.

Jadwal sudah ditetapkan, dan dalam waktu dekat pemberitahuan resmi akan disampaikan kepada pedagang.

Ia mengajak semua pihak tetap tenang dan kondusif.

“Kami berharap pedagang memberikan kepercayaan penuh kepada pemerintah dalam proses pemulihan Pasar Horas,” ujarnya.

You cannot copy content of this page