Scroll untuk baca artikel
Health

Cathlab RSUD Hadrianus Sinaga Mulai Dibangun, Wamenkes Janji Kawal hingga Beroperasi

196
×

Cathlab RSUD Hadrianus Sinaga Mulai Dibangun, Wamenkes Janji Kawal hingga Beroperasi

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus bersama Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dan jajaran saat peletakan batu pertama pembangunan Gedung Cathlab RSUD Hadrianus Sinaga di Kabupaten Samosir, Rabu (22/7).

SAMOSIR, LIVESUMUT.com – Pembangunan gedung Catheterization Laboratory (Cathlab) di RSUD Hadrianus Sinaga resmi dimulai. Peletakan batu pertama dilakukan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benyamin Paulus Octavianus bersama Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dan Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, dan Kerja Sama Kementerian Dalam Negeri Elfin Elyas, Rabu (22/7), di kompleks RSUD Hadrianus Sinaga.

Momentum tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat layanan kesehatan di Kabupaten Samosir, khususnya penanganan penyakit jantung. Melalui sinergi yang dibangun Pemerintah Kabupaten Samosir dengan Kementerian Kesehatan RI, pembangunan Cathlab mendapat dukungan anggaran lebih dari Rp1,49 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Selain menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Cathlab, kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI juga dirangkaikan dengan percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) di Sumatera Utara melalui penguatan implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia, termasuk integrasi skrining TB dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Samosir.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir, kami mengucapkan selamat datang di Negeri Indah Kepingan Surga, titik awal peradaban Batak. Kehadiran Bapak Wakil Menteri menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan bagi kami. Bangunan Cathlab ini sudah lama kami nantikan karena menjadi kebutuhan penting untuk melengkapi pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Vandiko.

Baca Juga :  World Clean Up Day: Tukar Sampah Jadi Sembako Murah di Toba

Menurut Vandiko, sebelum pembangunan Cathlab, RSUD Hadrianus Sinaga juga telah memperoleh bantuan pembangunan ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dari Kementerian Kesehatan. Karena itu, ia berharap dukungan pemerintah pusat terus berlanjut melalui penyediaan peralatan PICU maupun perangkat medis Cathlab setelah bangunan selesai dikerjakan.

“Setelah gedung ini selesai, kami berharap Kementerian Kesehatan dapat membantu penyediaan peralatan Cathlab sehingga pelayanan jantung di Samosir benar-benar dapat berjalan maksimal,” katanya.

Vandiko menegaskan, Pemerintah Kabupaten Samosir terus berkomitmen menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Komitmen tersebut dibuktikan dengan keberhasilan mempertahankan status Universal Health Coverage (UHC) selama tiga tahun berturut-turut.

Saat ini, sebanyak 99,8 persen masyarakat Samosir telah terlindungi kepesertaan BPJS Kesehatan. Ia optimistis dukungan Kementerian Kesehatan akan semakin memperkuat pelayanan kesehatan di Samosir, terlebih daerah tersebut merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dengan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 2,4 juta orang.

Dalam kesempatan itu, Vandiko juga mengusulkan pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), penambahan puskesmas di kawasan Tele sebagai pintu masuk Kabupaten Samosir, serta dukungan peralatan bagi Puskesmas Ambarita yang telah selesai direnovasi.

“Kami percaya, melalui kunjungan Bapak Wakil Menteri, pelayanan kesehatan di Kabupaten Samosir akan semakin mendapat perhatian sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkap Vandiko.

Baca Juga :  Temui Menhub, Bupati Samosir Usulkan Jalur Penyeberangan Samosir–Tongging

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus menegaskan pembangunan Cathlab RSUD Hadrianus Sinaga merupakan bagian dari kesinambungan program pembangunan kesehatan nasional yang terus dilanjutkan pemerintah.

Menurutnya, pemerintah saat ini menjalankan berbagai program prioritas, mulai dari pembangunan rumah sakit, penanganan penyakit jantung, kanker, stroke, gagal ginjal, hingga percepatan eliminasi Tuberkulosis dan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis sebagai langkah preventif untuk menekan angka penyakit.

“Program-program baik yang telah dirintis sebelumnya terus kami lanjutkan. Di era Presiden Prabowo, kami memperkuatnya dengan pemberantasan Tuberkulosis dan Program Cek Kesehatan Gratis agar masyarakat lebih sehat dan penyakit dapat dicegah sejak dini,” ujar Benyamin.

Dalam kesempatan tersebut, Benyamin juga membawa kabar baik bagi masyarakat Samosir. Ia mengungkapkan bahwa RSUD Hadrianus Sinaga termasuk dalam sekitar 400 rumah sakit daerah di Indonesia yang akan direnovasi oleh Kementerian Kesehatan.

“Rumah sakit ini sudah cukup tua dan membutuhkan peremajaan. RSUD Hadrianus Sinaga menjadi salah satu rumah sakit yang akan kami renovasi agar pelayanan kesehatan semakin baik,” katanya.

Benyamin menargetkan pembangunan Cathlab RSUD Hadrianus Sinaga dapat rampung pada tahun ini dan mulai beroperasi pada tahun depan. Ia memastikan akan mengawal langsung proses pembangunannya agar target tersebut tercapai.

“Saya akan memantau langsung progres pembangunannya. Tahun depan Cathlab ini harus sudah beroperasi sehingga masyarakat Samosir yang mengalami penyakit jantung tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah,” tegasnya.

Baca Juga :  Kapolda Sumut dan Bupati Samosir Panen Jagung di Kecamatan Simanindo

Selain pembangunan fasilitas kesehatan, Benyamin juga menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan. Ia berharap pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) rumah sakit dilakukan secara efisien sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan pegawai tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Di akhir kegiatan, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyerahkan ulos kepada Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus beserta rombongan sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan adat Batak. Prosesi mangulosi tersebut menjadi simbol penghargaan sekaligus doa agar Wakil Menteri Kesehatan senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam menjalankan amanah meningkatkan pelayanan kesehatan di Indonesia, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Samosir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut istri Wakil Menteri Kesehatan RI Ny. Linda Octavianus Taroreh, Ketua Tim Kerja Tuberkulosis Triya Novita, Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Sunarto, Direktur Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan Dede Mulyadi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Muhammad Faisal Hasrimy, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir Dina Hutapea, Kepala Dinas Kominfo Samosir Immanuel Sitanggang, Direktur RSUD Hadrianus Sinaga Iwan H. Sihaloho, jajaran pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.

You cannot copy content of this page