Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Promo Mitsubishi Medan - Hubungi Santo Manalu
Peristiwa

Kecelakaan Bus Pengangkut Anak Sekolah, 1 Pelajar Meninggal Dunia dan 3 Luka-Luka

576
×

Kecelakaan Bus Pengangkut Anak Sekolah, 1 Pelajar Meninggal Dunia dan 3 Luka-Luka

Sebarkan artikel ini

Tapanuli Utara – LIVESUMUT.COM

Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Umum KM 07 – 08 Sipahutar – Siborongborong, tepatnya di Dusun Adaran, Desa Bahal Batu I, Kecamatan Siborongborong, Taput, Sabtu pagi (2/11/2024) sekitar pukul 06.30 WIB.

Sebuah mini bus yang mengangkut anak sekolah terguling, mengakibatkan satu pelajar meninggal dunia di tempat dan tiga lainnya mengalami luka-luka ringan.

Peristiwa ini telah dikonfirmasi oleh Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Ernis Sitinjak, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Aiptu W. Baringbing.

Baca Juga :  Bawaslu Humbahas Ajak Insan Pers Perkuat Pengawasan Partisipatif Pilkada 2024

Bus tersebut dikemudikan oleh Hakim Tampubolon (69), warga Desa Onan Runggu II, Kecamatan Sipahutar, Taput, yang saat itu membawa 28 pelajar.

Menurut keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat bus melaju dari arah Sipahutar menuju Siborongborong.

Sesampainya di lokasi kejadian, bus berpapasan dengan sebuah truk dump jenis colt diesel.

Pengemudi bus mencoba menghindari dengan meminggirkan kendaraannya ke bahu jalan.

Tanpa disadari, bahu jalan tersebut ternyata longsor dan tidak mampu menahan beban kendaraan sehingga bus terguling.

Baca Juga :  Seorang Pemuda di Tapsel Nekat "Panen" di Kebun Tetangga, Kini Ditahan Polisi

Akibat kecelakaan ini, Friska Juniati Sihombing (17), warga Desa Bahal Batu I, Kecamatan Siborongborong, Taput, meninggal dunia di lokasi akibat benturan yang diduga terjadi di pintu mobil.

Korban mengalami luka serius di bagian wajah dan dada, yang mengakibatkan pendarahan dan meninggal di tempat.

Tiga korban luka-luka lainnya, yakni Marvel Panjaitan (17), Viwyn Aliceia Sihombing (8), dan Junior Manalu (16), mengalami luka ringan dan telah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Santa Lucia Siborongborong.

Baca Juga :  Tragis! Kecelakaan Jadi Pembunuh Ketiga di Indonesia

Sebanyak 24 pelajar lainnya yang juga berada di dalam bus tidak mengalami luka-luka dan telah dipulangkan ke keluarganya.

Polisi saat ini telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Sopir dan bus sudah diamankan di kantor unit laka Polres Taput untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Advertisement
Advertisement
ADVERTISEMENT

You cannot copy content of this page