Padangsidimpuan, LIVESUMUT.com | Sebuah kecelakaan tunggal menimpa minibus Toyota Rush berwarna hitam bernomor polisi BB 1560 F di Jalan Abdul Haris Nasution, tepatnya di Desa Baruas, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Selasa (19/8) siang.
Mobil yang dikendarai oleh Khairul Hasan Lubis (56), seorang pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) asal Jalan KH Zubeir Ahmad, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, hilang kendali saat mencoba menghindari lubang jalan.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kendaraan datang dari arah Desa Palopat Pijorkoling menuju Batunadua.
Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi mencoba menghindari lubang di sisi kanan jalan.
Namun, manuver tersebut membuat mobil oleng hingga menabrak pohon dan tiang lampu sebelum akhirnya terguling di badan jalan.
Akibat benturan keras, kondisi kendaraan mengalami kerusakan parah.
Sementara pengemudi, Khairul Hasan, mengalami luka cukup serius.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami robek pada siku kanan, luka di dahi bagian kanan, lecet di bibir atas, lebam pada mata kanan, serta sempat tidak sadarkan diri.
Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan, AKP Jonni Silalahi, S.H., membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar, korban hanya satu orang yakni pengemudi. Saat kejadian, arus lalu lintas sedang sepi sehingga tidak menimbulkan gangguan,” jelasnya.
Korban segera dievakuasi ke RS Meta Medika Padangsidimpuan untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Sementara itu, minibus Toyota Rush yang ringsek telah diamankan oleh pihak kepolisian ke Pos Lantas Pijorkoling.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi detail kecelakaan tunggal tersebut.
Hingga kini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas, terutama pada jalur yang rawan lubang jalan.
Terpisah, Ketua Umum PRN (Perisai Rakyat Nusantara) J. Frist Manalu, S.Kom menyoroti infrastruktur jalan di Sumatera Utara.
“Kementerian ataupun Dinas Pekerjaan Umum maupun Bina Marga harus menjadikan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan sebagai skala prioritas. Kondisi jalan yang baik bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat. Banyak kecelakaan lalu lintas terjadi akibat jalan rusak atau berlubang. Jika infrastruktur diperbaiki dengan serius, maka tingkat kecelakaan di jalan raya dapat ditekan secara signifikan, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga.” pungkasnya.













